SIWALIMA.id > Berita
Walikota Paparkan Capaian Smart City di Ambon
Daerah , Headline | Kamis, 5 Februari 2026 pukul 15:16 WIT

AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bo­dewin Wattimena mengatakan penye­le­nggaraan kota cer­das atau smart city di Kota Ambon merupakan upaya untuk mentransfor­masi tata kelola pemerin­tahan agar lebih etis, res­ponsif dan berorientasi pada kebutuhan masya­rakat.

Untuk itu, penyeleng­garaan smart city di Kota Ambon, tidak semata-mata hanya berfokus pa­da pemanfaatan teknologi digital semata.

Penegasan itu, disam­paikan walikota saat me­maparkan capaian dan arah pengembangan Smart City Kota Ambon dalam ke­giatan evaluasi penyele­ng­garaan kota cerdas ta­hun 2025, yang digelar secara daring melalui zoom meeting dan diikuti oleh perwakilan kemente­rian/lembaga, akademisi, serta jajaran Pemkot Ambon, Rabu (4/2)

Menurut walikota, eva­lua­si ini memiliki nilai strategis, karena menjadi ruang refleksi bagi pemerintah daerah dalam mening­katkan kapasitas, khususnya dalam mengidentifikasi dan merumuskan solusi cerdas terhadap berbagai persoalan pelayanan publik.

“Smart City bagi kami adalah bagaimana pemerintah mampu merumuskan langkah-langkah stra­te­gis yang cerdas agar Kota Ambon, di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan, tetap bergerak menuju kota yang inovatif dan berke­lanjutan,” jelas walikota.

Walikota mengaku, komitmen Pemkot Ambon dalam penyeleng­garaan Smart City didukung oleh kebijakan dan regulasi daerah, kesia­pan infrastruktur teknologi infor­masi, peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur, serta kola­borasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

Visi smart city telah terintegrasi dalam 17 program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Ambon Periode 2025-2030. Salah satunya adalah program prioritas ke-13, yang secara khusus mendukung pembangunan Ambon sebagai kota cerdas.

“Program ini menegaskan, bahwa konsep smart city harus diimple­mentasikan secara terintegrasi lintas sektor dan menjadi landasan dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan daerah,” tandas walikota.

Walikota berharap, selama masa kepemimpinannya, seluruh OPD di lingkup Pemkot Ambon dapat bekerja secara lebih efektif dan efisien, dengan memanfaatkan teknologi informasi sebagai kebutuhan utama dalam pelayanan publik.

Salah satu langkah konkret adalah, peluncuran layanan darurat 112, yang diselenggarakan sesuai arahan Kemenkomdigi. Layanan ini menjadi bagian dari kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan bantuan cepat kepada masyarakat.

“Layanan 112 ini dirancang sebagai sistem respons cepat dan terkoordinasi terhadap berbagai kondisi darurat yang dihadapi masyarakat, dengan melibatkan kepolisian, TNI, PLN, rumah sakit, dan instansi terkait lainnya,” jelas walikota.

Sejak diluncurkan pada tahun 2025 lanjut walikota, layanan tersebut dinilai mampu memberikan harapan baru bagi masyarakat Kota Ambon dalam mengakses layanan darurat secara mudah, cepat, dan terintegrasi.

Pemanfaatan teknologi informasi harus menjadi alat untuk membangun kolaborasi, memperkuat pelayanan publik, dan menghadirkan pemerintah yang benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat.

Smart city adalah tentang bagaimana pemerintah hadir, melindungi, dan melayani masyarakat secara cerdas.

“Atas nama Pemkot Ambon, kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kemenkomdigi, serta seluruh pihak terkait yang telah memberikan kesempatan kepada Kota Ambon untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan kota cerdas,” tandas walikota. (Mg-1)

BERITA TERKAIT