AMBON, Siwalima.id – Untuk memastikan penanganan dampak bencana seperti longsor, pohon tumbang, dan kerusakan talud berjalan cepat, maka Wakil Walikota Ambon, Ely Toisutta, melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi bencana, Rabu (29/4).
Kunjungan tersebut dilakukan, menyusul cuaca buruk yang melanda Kota Ambon dalam beberapa hari terakhir dan menyebabkan sejumlah titik terdampak.
Lokasi pertama yang ditinjau yakni, area longsor di kawasan Keluarga Parinusa, Kelurahan Amantelu, tepatnya di belakang SMA Kalam Kudus. Di lokasi itu, Wakil Walikota melihat langsung kondisi material longsor yang mengancam lingkungan sekitar.
Selanjutnya, rombongan meninjau lokasi pohon tumbang di Kelurahan Pandan Kasturi, tepatnya di depan Makam Pahlawan. Pohon tumbang tersebut sebelumnya menyebabkan warga mengalami luka-luka serta mengganggu akses jalan.
Usai dari lokasi kejadian, wawali juga mengunjungi korban pohon tumbang yang sedang menjalani perawatan di RSUP Dr J Leimena guna memastikan pelayanan medis berjalan baik.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke titik longsor di rumah warga milik Ibu Sin Huka, RT 05/03, Kelurahan Lateri, Kompleks BTN Lateri II. Pemerintah menilai, lokasi tersebut membutuhkan penanganan cepat agar tidak membahayakan warga sekitar.
Selain itu, wawali juga melihat langsung kejadian talud penahan tanah yang patah di area Mesjid Muhajirin, Desa Batu Merah, RT 002/004.
Wawali usai melakukan peninjauan menegaskan, Pemkot Ambon bergerak cepat merespons dampak bencana yang terjadi akibat cuaca buruk.
“Hari ini kami turun langsung untuk memastikan kebutuhan warga akibat longsor. Tadi kami sudah meninjau beberapa titik, termasuk kerusakan talud yang patah. Insya Allah segera diselesaikan,” janji wawali.
Ia menjelaskan, Dinas PU Maluku juga telah turun ke lapangan untuk melihat kondisi kerusakan. Pemkot berharap kolaborasi antara Pemkot Ambon dan Pemprov Maluku dapat berjalan baik agar penanganan berlangsung cepat dan maksimal.
Selain meninjau lokasi longsor, Pemkot Ambon juga memantau warga yang terdampak langsung akibat pohon tumbang. Saat ini terdapat dua korban yang masih menjalani perawatan di RSUP dr J Leimena.
“Korban yang sementara dirawat di RSUP Leimena, seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh Pemkot Ambon,” tandas wawali.
Di lokasi lain, tim dari BPBD Kota Ambon telah diterjunkan untuk membersihkan material longsor sekaligus menyalurkan bantuan peralatan yang dibutuhkan masyarakat.
Ia mengaku, meski Walikota Ambon sedang menjalankan tugas di luar daerah, pemerintah tetap hadir di tengah masyarakat untuk memastikan seluruh persoalan cepat diselesaikan.
“Sebagai wawali saya berkewajiban turun langsung melihat kondisi warga dan memastikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat segera dipenuhi,” cetus wawali.(Mg-1)