SIWALIMA.id > Berita
3.132 PPPK Paruh Waktu di SBT Terima SK
Online | Jumat, 20 Februari 2026 pukul 18:52 WIT

BULA, Siwalima.id – 3.132 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja  paruh waktu di Lingkup Pemkab SBT menerima SK pengangkatan mereka sebagai pegawai.

Penyerahan SK tersebut dilakukan Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri, di Lapangan Pancasila, Kamis. (19/2)

Bupati saat menyerahkan SK itu mengatakan, hari ini adalah jawaban atas penantian panjang, kesabaran, doa dan harapan PPPK paruh waktu, yang selama ini telah mengabdi, bekerja dan berkontribusi bagi daerah dengan penuh ketulusan.

‎”Pemda memahami, bahwa proses panjang yang telah dilalui dalam penataan kepegawaian, khususnya PPPK paruh waktu, membutuhkan kesabaran dan keteguhan. Lamanya proses pengangkatan saudara- saudari bukan hal yang disengaja, tapi adalah dampak dari penyesuaian regulasi nasional yang harus kita sinergikan dengan kemampuan fiskal dan anggaran daerah,” ucap bupati.

Menurutnya, untuk mengambil keputusan untuk menetapkan 3.132 orang yang terdiri dari 320 tenaga kesehatan, 530 tenaga guru dan 2.282 tenaga teknis sebagai PPPK paruh waktu di tekanan fiskal daerah saat ini, bukanlah perkara yang mudah. 

“Secara hitungan angka diatas kertas, banyak pihak yang mungkin meragukan langkah ini. namun, perlu saya tegaskan, bahwa keputusan ini tidak hanya diambil atas dasar pertimbangan angka semata. Keputusan ini diambil atas rasa kemanusiaan dan keberpihakan kepada kesejahteraan rakyat, satu tahun pertama pemerintahan kami adalah tahun konsolidasi, sekaligus pembuktian awal terhadap kepercayaan masyarakat,” tandas bupati. 

Bupati mengaku, momentum penyerahan surat keputusan ini, adalah salah satu kado refleksi satu tahun masa jabatan mereka, sekaligus berkah di bulan Suci Ramadhan. ini bukti konkret, bahwa visi-misi untuk periode 2025-2030 adalah tentang arti nyata, bukan sekedar retorika belaka.

‎”Penyerahan SK ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian status, perlindungan, serta penghargaan atas pengabdian saudara- saudari kepada masyarakat di daerah ini,” ucap bupati.

Untuk itu kata bupati, momentum hari ini menjadi pengingat bagi pemda untuk terus berbenah, memperbaiki sistem manajemen kepegawaian, meningkatkan transparansi dan mempercepat pelayanan administrasi, agar tidak ada lagi penantian panjang yang menimbulkan ketidakpastian bagi para tenaga yang pengabdi di daerah ini.

"Saya harap j‎angan sampai setelah terima SK, semangat kerja justru menurun, jangan sampai rasa syukur hanya berhenti pada hari ini dan jangan sampai kepercayaan negara disia-siakan. Tunjukkan bahwa saudara- saudari layak diangkat, layak dipercaya dan mampu berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jadilah aparatur yang disiplin, responsif, inovatif dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas," pesan bupati.(S-27)

BERITA TERKAIT