AMBON, Siwalimanews – Kebakaran hebat melanda Pasar Ngrimase, Kelurahan Saumlaki, Kabupaten Tanimbar menghanguskan kurang lebih 50 unit kios serta sejumlah lapak.
Kebakaran ini diduga akibat kompor meledak pada salah satu kios, Sabtu (23/8) sekitar pukul 02.30 WIT.
Puluhan kios yang terbakar ini, sebagian besar menjual sembako, sayuran, hingga pakaian bekas. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima menjelaskan, untuk memadamkan kobaran api itu, pihak kepolisan menurunkan satu unit mobil water cannon milik Kompi 3 Batalyon C Pelopor Brimob Polda Maluku serta 1 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Tanimbar dibantu dua mobil tangki air milik warga untuk menyuplai air ke mobil damkar dan water cannon.
“Sementara aparat kepolisian yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan pengamanan serta membantu pedagang mengevakuasi barang dagangan mereka,” jelas Kombes Rositah.
Setelah bercibaku dengan kobaran api kurang lebih 4 jam, akhirnya sekitar pukul 6.30 WIT api berhasil dipadamkan.
Menurut keterangan saksi berinisial AM (19), kebakaran diduga bermula dari ledakan kompor minyak tanah di kios miliknya. Pasalnya, malam sebelum kejadian ia menyalakan kompor untuk memasak air, namun tidak memastikan api pada sumbu kompor benar-benar padam.
“Sekitar pukul 03.00 WIT, ia mendengar ledakan dari dapur kios, lalu mendapati api sudah membesar,” jelas Kombes Rositah mengutip ucapan saksi.
Kondisi kios yang sebagian besar terbuat dari papan, kayu dan tripleks kata Kombes Rositah, membuat api cepat menjalar. Selain itu, angin kencang yang bertiup dini hari itu juga menyulitkan upaya pemadaman.
“Pemilik kios yang diduga menjadi penyebab kebakaran sementara diamankan di Polsek Tanimbar. Hal ini dilakukan untuk menghindari amukan massa di pasar,” tulis Kombes Rositah.
Hingga Sabtu siang, polisi bersama pemerintah daerah masih melakukan pendataan terhadap jumlah kios dan pedagang yang terdampak. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk memperjelas penyebab pasti kebakaran.
Salurkan Bantuan
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran di Pasar Ngrimase, Polres Tanimbar bersama Pengurus Bhayangkari menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban, Sabtu (23).
Penyaluran bantuan itu, dipimpin Kapolres AKBP Ayani, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tanimbar Alfa Ayani, bersama jajaran pejabat utama Polres dan pengurus cabang Bhayangkari.
Bantuan sosial yang diberikan berupa kebutuhan dasar seperti, beras, telur, dan mi instan diserahkan kepada para korban.
“Kehadiran kami bersama personel dan Bhayangkari bukan hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan semangat dan dukungan moral kepada para korban. Semoga mereka tabah menghadapi musibah ini,” ucap kapolres dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Minggu (24/8).
Kapolres mengaku, bantuan yang disalurkan ini, merupakan wujud komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi sulit.
“Kami berharap uluran tangan kasih ini bisa sedikit meringankan beban korban, sekaligus memulihkan semangat mereka agar tetap optimistis melangkah ke depan,” katanya.
Pemberian bantuan ini disambut hangat oleh para korban kebakaran. Mereka menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas kepedulian yang diberikan Polres Tanimbar bersama Bhayangkari. (S-25)