AMBON, Siwalima.id - Bank Dunia sangat antusias bahkan, siap mendukung project pembangunan infrastruktur di Provinsi Maluku.
Kepastian dukungan bank dunia dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Maluku ini, disampaikan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa kepada Siwalima melalui pesan WhatsApp, Senin (12/1).
Menurut gubernur, komitmen Bank Dunia ini, menjadi angin segar bagi pemerintah provinsi ditengah tantangan pembangunan di Maluku.
“Beberapa hari lalu saya didampingi oleh pak RJ Lino, Ketua Tim Proyek Maluku Integrated Port bertemu dengan Country Director Bank Dunia untuk Indonesia Corolyn Turk dan ini kabar baik bagi upaya membangun Maluku yang lebih maju, adil dan sejahtera,” ucap gubernur.
Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Kantor The World Bank, Stock Exchange Building, Sudirman, Jakarta ini, kata gubernur difokuskan pada rencana dukungan bank dunia untuk membiayai proyek infrastruktur di Maluku, termasuk proyek MIP.
Bank Dunia kata gubernur, secara tegas telah menyampaikan konsennya terhadap pembangunan infrastruktur di Indonesia, khususnya di kawasan Timur Indonesia.
Apalagi, pada tahun 2022, bank dunia sudah melakukan study kelayakan awal terkait rencana pembangunan Ambon New Port, yang waktu itu rencananya akan dibangun di lokasi yang terletak di antara dua desa yakni Desa Wai dan Desa Liang, Kecamatan Salahatu, Kabupaten Maluku Tengah.
Namun sayangnya rencana pembangunan proyek Ambon New Port tersebut, dibatalkan oleh pemerintah pusat, sehingga dengan adanya rencana pembangunan MIP di Waisarisa, maka dukungan ini sangat penting.
“Bank dunia sebelumnya kan sudah melakukan Pra Feasibility Study ANP tapi itu batal jadi kita menyambut baik komitmen ini,” jelas gubernur.
Pemerintah Provinsi Maluku lanut gubernur, memandang perlu adanya suatu pelabuhan terintegrasi, guna mempermudah akses barang dan jasa, seperti yang telah direncanakan pembangunnya di Waisarisa.
Sementara terkait dengan bentuk dukungan bank dunia, gubernur memastikan, proses komunikasi sementara dilakukan, namun yang pasti bank dunia itu sangat antusias untuk mendukung proyek infrastruktur di Maluku. “Pemprov terbuka kepada siapa saja yang ingin berkolaborasi untuk merealisasikan proyek pembangunan infrastruktur par Maluku pung bae,” tandas gubernur.(S-20)