SIWALIMA.id > Berita
Bappenas akan Surati Bank Dunia Biayai MIP
Daerah , Headline | Selasa, 27 Januari 2026 pukul 14:56 WIT

AMBON, Siwalima.id - Badan Perencanaan Pemba­ngunan Nasional (Bappenas) dipastikan akan menyurati Bank Dunia guna meminta terlibat langsung dalam pembiayaan Maluku Integrated Port.

Komitmen ini disampaikan Menteri Bappenas, Rachmat Pambudy saat menerima Gu­bernur Maluku, Hendrik Lewe­rissa bersama pimpinan Project Management Unit (PMU) R.J Lino, Rabu (21/1) lalu.

Juru Bicara Pemprov Maluku, Kasrul Selang mengatakan, da­lam pertemuan yang berlang­sung di rumah jabatan Menteri Bap­penas di kawasan Widya Chandra Jakarta itu gubernur telah me­maparkan berbagai progres penting yang telah dicapai.

“Pak Gubernur sudah mela­por­kan ke Pak Menteri Bappe­nas mulai dari tahapan peren­canaan dan langkah konkret menuju realisasi proyek pela­buhan terintegrasi yang diga­dang menjadi tulang punggung konektivitas kawasan Timur Indonesia,” ucap Kasrul kepada Siwalima  di ruang kerjanya, Senin (26/1).

Kasrul mengatakan Pemprov Maluku mendapat apresiasi lang­sung dari Kementerian Bappenas dimana Pemerintah Pusat menilai keseriusan daerah sebagai modal utama dalam menggerakkan proyek strategis nasional berbasis wilayah kepulauan.

Bappenas kata Kasrul juga menunjukkan komitmen kuat untuk membawa MIP ke level yang lebih luas dengan melibatkan mitra internasional dengan menyurati Bank dunia langsung.

“Menteri Bappenas akan segera menyurati World Bank untuk me­minta keterlibatannya dalam pem­biayaan MIP. Sebelumnya, Gubernur bersama tim juga telah bertemu dengan World Bank. Ibarat gayung bersambut, pertemuan tersebut sangat produktif,” jelas Kasrul.

Terkait dengan skema pembia­yaan MIP, Kasrul mengatakan pembiayaan pembangunan MIP dirancang secara bertahap dan kolaboratif sehingga diharapkan Bank Dunia dapat mendukung pembiayaan basic infrastruktur.

Sementara untuk infrastruktur pendukung lainnya kata lanjut Karsul, akan dibiayai melalui AP­BN, skema kerja aama Pemerin­tah dan Badan Usaha (KPBU/PPP), serta dukungan dari peme­rintah daerah.

“Intinya, Bappenas sangat ber­komitmen untuk segera menyuk­seskan Maluku Integrated Port. Ini bukan hanya proyek daerah, tetapi proyek strategis untuk masa depan Maluku dan Indonesia Timur,” tegas Kasrul.

Kasrul menegaskan dukungan pemerintah pusat dan terbukanya peluang pendanaan internasional, MIP kini melangkah lebih dekat dari perencanaan menuju realisasi, menjadi simpul baru harapan bagi pertumbuhan ekonomi, logistik, dan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Terkait dengan lokasi MIP, Kasrul mengatakan hasil study Bank Dunia merekomendasikan lokasi pembangunan MIP di Pulau Ambon karena satu daratan dengan Bandara Internasional Pattimura dan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon sehingga rantai pasok lebih pendek dan efisien. “Pak Gubernur HL legowo dan menyetujui hasil studi ilmiah dari Bank Dunia yang penting, tandas Gub HL, infra­struktur MIP itu jadi dibangun di Maluku. Jadi yerkait lokasi, Pem­prov mengikuti rekomendasi Bank Dunia,” tegas Kasrul. (S-20)

BERITA TERKAIT