AMBON, Siwalima. Id - Dua kelompok pemuda di STAIN kecamatan Sirimau Kota Ambon kembali terlibat bentrok.
Bentrokan terjadi di depan Alfamidi STAIN Jumat (26/12) dini hari.
Informasi yang dihimpun redaksi Siwalima.id dari sumber di Kepolisian menyebutkan bentrokan dipicu aksi pelemparan rumah warga yang dilakukan oleh OTK.
Aksi tersebut lantas memicu konsentrasi dua kelompok pemuda di kawasan tersebut yang berujung aksi saling serang menggunakan baru dan alat tajam berupa parang dan panah.
Akibat dari peristiwa tersebut, sejumlah warga dikabarkan mengalami luka dan dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.
Tak hanya bentrok antar pemuda, pos pengamanan yang terletak di depan Alfamidi STAIN jadi target amukan warga.
Warga menyerang anggota polisi yang sementara melakukan pengamanan.
Sekitar pukul 04.50 WIT, Wakapolresta Ambon bersama anggota Sabhara yang berada di Pos PAM dikerahkan untuk bersama-sama membubarkan massa.
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease, Kombes Yoga Putra Prima Setya yang di konfirmasi Siwalima.id, membenarkan peristiwa tersebut, menurutnya pihak kepolisian bergerak cepat membubarkan kedua massa bertikai.
"Situasi saat ini sudah kondusif, sudah ada penambahan personil agar tidak terjadi bentrokan susulan, dari kedua belah pihak ada korban luka dan kepolisian sudah mengevakuasi korban untuk di rawat di RS," jelas Kapolresta.
Ditanya soal penyebab bentrok, dirinya mengaku sementara mendalami, namun dari kedua kelompok mengklaim melakukan pembelaan diri.
"Keterangan awal kedua belah pihak saling membela diri dan saling menyalahkan, untuk itu masih terus kita dalami," tandasnya.
Kapolresta menghimbau warga untuk menahan diri dan tidak terprovokasi, termasuk tidak mempercayai informasi yang belum pasti kebenarannya.
"Kami minta semua pihak agar menahan diri dan menyerahkan situasi Kamtibmas kepada TNI Polri, jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang dapat memecah belah persaudaraan dan mengganggu kamtibmas," pintanya. (S-10)