AMBON, Siwalima.id – Diduga akibat korsleting listrik, sejumlah ruko di kawasan Pasar Batu Merah Blok G, tepatnya di belakang kawasan Ongko Liong, Jumat (12/12) siang terbakar.
Informasi yang berhasil dihimpun Siwalima.id dari pihak kepolisian menjelaskan, kejadian tersebut diduga terjadi sekitar pukul 11.55 WIT.
“Api diduga berawal ruko milik Mohamad Saly (52) yang disewakan kepada Farudin (40 ) yang dipakai sebagai gudang barang pecah belah dan barang-barang plastik,” beber sumber yang enggan mempublikasikan namanya.
Menurutnya, ruko ini pada lantai II hangus terbakar, kemudian api menyebar ke ruko lainnya, sehingga membuat api semakin membasar.
Tak lama kemudian 5 unit pemadam kebakaran milik Pemkot Ambon dibantu dua unit mobil water canon milik Satbrimobda Polda Maluku, tiba di lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api.
“Dari kejadian itu, 4 ruko mengalami kebakaran mengalami rusak berat, 6 ruko terdampak sedang dan 2 ruko terdampak ringan,” urai sumber itu.
Kedua belas ruko yang terdampak kebaran tersbeut masing-masing milik Ahamad Saly yang di sewakan kepada Farudin sebagai gudang alat pecah belah dan barang-barang plastik yag sudah 1,5 tahun dikontrak, lantai duanya terbakar habis.
Kemudian ruko milik Lahamili yang dipakai sebagai gudang mainan dan mika plastik lantai II terbakar habis, selanjutnya, ruko hasil bumi milik Jemi Leuw terdampak ringan, dimana plafon pada lantai II terbakar samping maupun belakang.
Berikutnya, Ruko milik Ibrahim yang dipakai sebagai toko dan gudang barang plastik lantai II terbakar habis, Ruko milik Ibu Satna alami kebakaran sedang pada plafon lantai 1 ruko tersebut, seterusnya Kantor BNI alami kebakaran sedang pada plafon dan kaca di lantai II dan III.
Seterusnya, ruko milik Aris yang dijadikan sebagai toko barang-barang plastik, terdampak ringan dimana plafon dan dinding pada lantai II terbakar, kemudian Toko dan Percetakan Namira Printing milik Hassan Umagap juga terdampak ringan dimana plafon lantai II terbakar.
Selanjutnya itu, gudang kentang milik Dayan terdampak ringan dimana lantai 1 tembok samping ruko terbakar serta plafon, kemudian ruko galeri UMKM, terdampak ringan dimana, kaca pecah dan plafon lantai II terbakar, berikutnya, RM padang milik Baharudin juga terdampak ringan pada plafon lantai II terbakar.
“Untuk penyebabnya, masih diduga akibat arus korsleting listrik. Untuk kerugiannya belum bisa ditaksir, semnatara dalam kejadian ini tidak ada korban,” tandasnya.
Berkat ketangguhan para petugas Damkar Kota Ambon dibantu aparat kepolisian serta masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.50 WIT.(S-07)