BULA, Siwalima.id - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seram Bagian Timur, M Sofyan Waraiya mengatakan, pihaknya sementara melakukan kliring dan living kurang lebih 5 hektar lagi.
Penataan lahan yang dilakukan untuk pembangunan lahan cadangan pemerintah ditanami tanaman pangan dan hortikultura seperti misalnya cabe, tobat, buah- buahan diantaranya semangka, pepaya dan lain-lain sebagainya.
“Selain dari tujuan breeding center adalah sebagai pusat pembibitan, pelatihan maupun agrowisata. Salah satunya adalah bagaimana sebagai lahan cadangan pemerintah sedang kita siapkan target kita 20 hektar,” ungkap Sofyan kepada Siwalima di kantornya, Kamis. (11/6).
Dirinya mengaku, lahan yang sudah disiapkan pemerintah baru kurang lebih 10 hektar lahan. Jumlah itu akan bertambah sampai target 20 hektar.
“Tujuannya adalah mengantisipasi mengantisipasi kebutuhan program MBG. Jika kebutuhan ini disupport dari dari petani tidak mencukupi maka, ada cadangan pemerintah yang mengantisipasi itu,” ujarnya.
Ia mengaku pemerintah akan memberdayakan petani lokal dalam rangka untuk ketersediaan bahan baku MBG.
“Kami sendiri memanfaatkan lahan ini dengan memberdayakan teman-teman petani, untuk mengolah lahan ini semaksimal mungkin maka otomatis menjadi sumber pendapatan bagi petani. Karena pasarnya telah tersedia, salah satunya adalah kebutuhan makan bergizi gratis,” jelasnya.(S-27)