SIWALIMA.id > Berita
EKSDA Pastikan BBM Aman Saat Nataru
Membangun Maluku Barat Daya , Suplemen | Jumat, 28 November 2025 pukul 14:25 WIT

BAGIAN Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Maluku Barat Daya memastikan Bahan Bakar Minyak akan tetap aman pada saat Natal dan Tahun Baru  2026.

Kabag EKSDA MBD, Imanuel Maupula, mengatakan menyongsong Natal dan Tahun Baru dipastikan BBM di MBD aman. 

Dia mengakui di Moa/Tiakur tidak terjadi kelangkaan, tetapi ada sedikit terjadi antrian di SPBU namun stok BBM yang ada masih bisa mencukupi karena masih ada 7 Ton BBM.

“Dan puji Tuhan Kapal Landen sudah masuk dan saat ini sementara proses bongkar. Dan terhitung hari ini BBM yang sudah masuk yakni Pertamax 100 KL, Dexlite 5 KL dan Mitan 25 KL. Ini merupakan kuota bulan November,” kata Imanuel kepada Siwalima, di ruang kerjanya, Kamis (27/11)

Maupula mengakui BBM di Moa dan Babar masih aman, sedangkan di Kisar ada sedikit kelangkaan Mitan, dikarenakan Landen yang melayani atau rute yang diambil kan panjang. Namun besok tidak ada kendala sudah masuk Damer. 

“Saya sudah minta ke pihak Agen sehingga setelah Damer langsung Mahaleta dan Kisar setalah itu baru Letti dan Moa. Kuota Mitan untuk Kisar 25 Ton. Dan terhitung bulan November ini atas koordinasi dan kerja sama EKSDA, pihak Agen dan Pertamina karena jangan sampai dari kuota 25 ton ini tidak mencukupi sehingga dinaikan kuota 5 ton sehingga di Kisar nanti mendapatkan kuota Mitan 30 ton,” katanya.

Disamping itu menurutnya pihaknya sudah mengajukan Ekstra droping penambahan kuota Mitan untuk MBD khusus untuk Babar, Letti, Moa dan Kisar, dan itu pasti terjawab. Tetapi sampai hari ini pihak Pertamina belum menyampaikan atau menjawab yang kita sudah ajukan untuk ekstra droping tersebut.

“Kita ajukan ekstra droping untuk Nataru 50 ton Mitan. Namun keputusan tergantung pihak Pertamina. Sedangkan untuk bensin sudah normal. Karena masing-masing SPBU sudah menghitung kebutuhanya seperti apa karena mereka (SPBU) langsung mengajukan ke Pertamina,” jelasnya.

Ditambahkan, untuk mengantisipasi adanya cuaca ekstrim pada bulan Desember, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan SPBU sehingga permintaan BBM kalau bisa diatas yang normal.

“Jadi misalnya di Moa sini normalnya biasa yang masuk 100 KL, bisa disiapkan 150 KL agar dapat mengantisipasi kelangkaan apabila cuaca buruk kita sudah ada cadangan. Dari sisi koordinasi bersama SPBU dan Agen maka tidak ada kelangkaan di Nataru,” pungkasnya. (S-28)

BERITA TERKAIT