AMBON, Siwalimanews –Â Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memberikan warning atau peringatan keras kepaÂda jajaran direksi dan dewan pengawas yang baru, agar tidak menjadikan Panca Karya sebaÂgai tempat nongkrong.
Peringatan keras ini disamÂpaikan Gubernur saat serah teÂrima jabatan direksi dan dewan pengawas PD Panca Karya yang dipimpin Rany Tualeka dan Jhon Wattimena, dan dipusatkan di Kantor Panca Karya, Rabu (17/9).
Kata Gubernur, pergantian direksi dan dewas meruÂpakan peristiwa yang biasa dalam organisasi, sebab ada masa seseorang unÂtuk mengabdi dan ada masa orang mengakhiri pengÂabdian.
âSaya ucapÂkan terima kasih kepada pengurus sebelumnya dan semua pihak yang teÂlah mengeÂlola perusaÂhaÂan daerah ini, sampai saat ini dan bisa diserah terimakan,â ujar Gubernur.
Gubernur mengaku tugas dan tanggung jawab pengurus yang baru tidak mudah dengan kondisi hari ini, dimana tantangan ekoÂnomi yang cukup kuat menuntut direksi dan dewas untuk berinovasi dalam memastikan kerja-kerja Panca Karya.
Apalagi menyikapi kebijakan efisiensi anggaran dari PemerinÂtah Pusat, maka pilihan satu-satunya hanya dengan menggenjot Pendapatan Asli Daerah untuk membiayai program kerja dan kegiatan pemprov.
Pemprov kata Gubernur, tidak bisa bergantung pada dana transfer pusat ke daerah dengan pengÂurangan yang sangat signifikan, sementara operasional dan beÂlajar rutin memakan porsi terbesar dari postur APBD Maluku.
Perusahaan daerah harus dibenahi, lanjutnya, dikelola dan digerakkan secara baik agar bisa memberikan manfaat keuntungan dalam bentuk dividen yang sigÂnifikan kepada Pemprov.
âSaya ingatkan pengurus baru kalau ini perusahaan daerah buÂkan pribadi maka harus bertangÂgung jawab dalam mengelola peruÂsahaan daerah ini secara baik, termasuk fokus pada satu usaha saja sebab jika tidak maka tidak akan maksimal dalam bekerja,â kata Gubernur.
Selain itu, dengan kekayaan sumÂber daya alam yang dimiliki Maluku sebenarnya Panca Karya punya peluang untuk berkompetisi dengan kompetitor yang lain di Maluku.
Gubernur menekan agar direksi dan dewan baru untuk memastiÂkan SDM Panca Karya baik level manajemen maupun karyawan diÂarahkan, untuk mencapai visi peruÂsahaan sehingga perusahaan daeÂrah ini dapat ke arah yang lebih baik.
Mantan anggota DPR ini menegaskan perusahaan Panca Karya memiliki budaya yang sudah tertanam maka jangan jadikan perusahaan ini sebagai tempat untuk LSM dan organisasi politik.
âSaya ingatkan direksi dan dewan pengawas jangan jadikan kantor perusahaan ini sebagai tempat kumpul-kumpul orang. Kalau mau kumpul untuk kepentingan pribadi nanti diluar saja. Jaga kultur perusahaan ini,â tegas Gubernur. (S-20)