SIWALIMA.id > Berita
Gubernur Warning Direksi & Dewas Panca Karya
Headline , Pemerintahan | Kamis, 18 September 2025 pukul 23:21 WIT

AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memberikan warning atau peringatan keras kepa­da jajaran direksi dan dewan pengawas yang baru, agar tidak menjadikan Panca Karya seba­gai tempat nongkrong.

Peringatan keras ini disam­paikan Gubernur saat serah te­rima jabatan direksi dan dewan pengawas PD Panca Karya yang dipimpin Rany Tualeka dan Jhon Wattimena, dan dipusatkan di Kantor Panca Karya, Rabu (17/9).

Kata Gubernur, pergantian direksi dan dewas meru­pakan peristiwa yang biasa dalam organisasi, sebab ada masa seseorang un­tuk mengabdi dan ada masa orang mengakhiri peng­abdian.

“Saya ucap­kan terima kasih kepada pengurus sebelumnya dan semua pihak yang te­lah menge­lola perusa­ha­an daerah ini, sampai saat ini dan bisa diserah terimakan,” ujar Gubernur.

Gubernur mengaku tugas dan tanggung jawab pengurus yang baru tidak mudah dengan kondisi hari ini, dimana tantangan eko­nomi yang cukup kuat menuntut direksi dan dewas untuk berinovasi dalam memastikan kerja-kerja Panca Karya.

Apalagi menyikapi kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerin­tah Pusat, maka pilihan satu-satunya hanya dengan menggenjot Pendapatan Asli Daerah untuk membiayai program kerja dan kegiatan pemprov.

Pemprov kata Gubernur, tidak bisa bergantung pada dana transfer pusat ke daerah dengan peng­urangan yang sangat signifikan, sementara operasional dan be­lajar rutin memakan porsi terbesar dari postur APBD Maluku.

Perusahaan daerah harus dibenahi, lanjutnya, dikelola dan digerakkan secara baik agar bisa memberikan manfaat keuntungan dalam bentuk dividen yang sig­nifikan kepada Pemprov.

“Saya ingatkan pengurus baru kalau ini  perusahaan daerah bu­kan pribadi maka harus bertang­gung jawab dalam mengelola peru­sahaan daerah ini secara baik, termasuk fokus pada satu usaha saja sebab jika tidak maka tidak akan maksimal dalam bekerja,” kata Gubernur.

Selain itu, dengan kekayaan sum­ber daya alam yang dimiliki Maluku sebenarnya Panca Karya punya peluang untuk berkompetisi dengan kompetitor yang lain di Maluku.

Gubernur menekan agar direksi dan dewan baru untuk memasti­kan SDM Panca Karya baik level manajemen maupun karyawan di­arahkan, untuk mencapai visi peru­sahaan sehingga perusahaan dae­rah ini dapat ke arah yang lebih baik.

Mantan anggota DPR ini menegaskan perusahaan Panca Karya memiliki budaya yang sudah tertanam maka jangan jadikan perusahaan ini sebagai tempat untuk LSM dan organisasi politik.

“Saya ingatkan direksi dan dewan pengawas jangan jadikan kantor perusahaan ini sebagai tempat kumpul-kumpul orang. Kalau mau kumpul untuk kepentingan pribadi nanti diluar saja. Jaga kultur perusahaan ini,” tegas Gubernur. (S-20)

BERITA TERKAIT