AMBON, Siwalima.id - Kondisi infrastruktur jalan di wilayah perbatasan kembali menjadi sorotan. Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jidon Kelmanutu, mendesak pemerintah pusat untuk memberikan perhatian serius terhadap kerusakan jalan di Pulau Selaru, yang merupakan bagian dari tapal batas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kelmanutu yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar mengungkapkan, kondisi jalan nasional yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Selaru saat ini sangat memprihatinkan. Salah satu ruas yang mengalami kerusakan parah adalah jalur dari Desa Kandar menuju Desa Lingat dan Desa Namtabung.
“Bertahun-tahun masyarakat di Selaru harus berjuang ekstra hanya untuk mendapatkan akses jalan yang layak. Kondisinya sangat memprihatinkan dan butuh perhatian serius,” ujarnya.
Ia menambahkan, persoalan infrastruktur di wilayah tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata, mengingat posisi strategis Pulau Selaru sebagai bagian dari wilayah perbatasan Indonesia.
Menurutnya, keberadaan Pulau Selaru juga memiliki nilai penting dalam konteks kedaulatan negara, terutama berkaitan dengan Blok Masela yang kini menjadi bagian dari Indonesia. Hal ini, kata dia, semakin menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur penunjang di wilayah tersebut. “Pulau Selaru adalah bagian dari NKRI. Dengan adanya Blok Masela, posisi wilayah ini semakin strategis. Karena itu, negara harus hadir melalui pembangunan infrastruktur yang memadai,” tegasnya.
Kelmanutu pun meminta pemerintah pusat segera turun tangan melihat langsung kondisi di lapangan dan mengambil langkah konkret untuk memperbaiki akses jalan di Pulau Selaru.(S-26)