SIWALIMA.id > Berita
Kapolda Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas
Daerah | Senin, 9 Februari 2026 pukul 13:28 WIT

AMBON, Siwalima.id - Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto mengajak semua pihak termasuk organisasi pemuda dan mahasiswa bersama-sama menjaga keamanan dan mencegah konflik sosial di Maluku.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda saat menerima audiensi DPP Mahasiswa Muhammadiyah Maluku dan BEM Nusantara Wila­yah Maluku di Mapolda Maluku, Jumat (6/2).

Dalam pertemuan itu Kapolda menyampaikan apresiasi atas ini­siatif mahasiswa menjalin silatu­rahmi dan komunikasi dengan Polda Maluku.

Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen peru­bahan, khususnya dalam memba­ngun kualitas sumber daya manusia dan menjaga kondusifitas daerah.

“Mahasiswa adalah mitra strategis Polri. Pendidikan menjadi fondasi utama pembangunan SDM Maluku dan kader-kader mahasiswa diha­rapkan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya

Kapolda menilai hubungan antara Polri dan organisasi kemahasiswaan di Maluku selama ini terjalin secara harmonis.

Kolaborasi kata dia, perlu terus diperkuat untuk mencegah potensi konflik sosial di tengah dinamika de­mokrasi dan perbedaan pandangan yang berkembang di masyarakat.

Sementara itu Ketua DPD IMM Maluku, Arjun Booy mengatakan audiensi merupakan agenda perdana.

Ia juga mengundang Kapolda untuk memberikan stadium general pada pelantikan pengurus IMM Maluku mendatang.

Dalam audiensi terpisah bersama BEM Nusantara Wilayah Maluku, Kapolda kembali menekankan pen­ting­nya peran mahasiswa dalam me­redam provokasi dan menyele­saikan persoalan sosial secara bermartabat.

“Kita harus belajar dari sejarah konflik sosial di Maluku. Mahasis­wa, BEM dan organisasi kepemu­daan harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan menyampaikan aspirasi dengan adab dan etika,” katanya.

Kapolda juga menyoroti dampak negatif penyebaran informasi yang berlebihan di media sosial, yang berpotensi memperbesar persoalan kecil menjadi konflik terbuka.

Ia menyebut situasi keamanan yang kondusif menjadi prasyarat utama masuknya investasi dan peningkatan sektor pariwisata di Maluku.

Sementara itu, Koordinator BEM Nusantara Wilayah Maluku, Robert Selanno menyatakan komitmen ma­hasiswa untuk terus bersinergi dengan Polda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia juga menyampaikan sejumlah kajian mahasiswa, termasuk usulan pembangunan pos keamanan permanen di kawasan Universitas Islam Negeri Ambon.

Audiensi dengan IMM dan BEM Nusantara tersebut menegaskan pendekatan keamanan partisipatif yang terus dibangun Polda Maluku.

Melalui dialog terbuka dengan mahasiswa, Polri berharap potensi konflik dapat dicegah sejak dini, sekaligus mendorong tumbuhnya demokrasi yang sehat dan berke­adaban di Maluku. (S-25)

BERITA TERKAIT