AMBON, Siwalima.id - DPRD Kota Ambon, mendesak aparat kepolisian meningkatkan patroli rutin di kawasan Jembatan Merah Putih menyusul maraknya kasus percobaan bunuh diri di lokasi tersebut.
Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, M Aris Soulisa, menegaskan kehadiran aparat keamanan, khususnya pada malam hari, menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Patroli rutin harus ditingkatkan, terutama di jam-jam rawan. Ini penting agar ada pengawasan langsung dan respons cepat jika terjadi hal-hal yang membahayakan,” kata Soulisa di Ambon, Rabu.
Selain penguatan aspek keamanan, DPRD juga meminta Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Masyarakat Desa Kota Ambon dan Dinas Kesehatan Kota Ambon untuk meningkatkan edukasi kesehatan mental di tengah masyarakat.
Menurutnya, edukasi menjadi kunci pencegahan agar kasus percobaan bunuh diri tidak terus berulang. Ia mengaku prihatin, mengingat JMP merupakan fasilitas publik vital yang seharusnya aman bagi seluruh masyarakat. “Saya sangat prihatin. JMP harus menjadi tempat yang aman, bukan lokasi untuk tindakan berbahaya seperti ini,” ujarnya.
Soulisa mengungkapkan, sebelum dua kasus terbaru, insiden serupa juga pernah terjadi pada 2024, namun korban berhasil diselamatkan oleh warga yang melintas.
Ia menekankan bahwa pencegahan tidak hanya bertumpu pada pengamanan fisik, tetapi juga membutuhkan pendekatan sosial melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental. “Pencegahan tidak hanya dari sisi keamanan fisik, tetapi juga pendekatan sosial. Masyarakat harus lebih peka terhadap kondisi orang di sekitarnya,” katanya.
DPRD juga mendorong pemerintah daerah melibatkan tenaga profesional seperti psikolog serta komunitas peduli kesehatan mental dalam program sosialisasi, sehingga penanganan dapat dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan.(S-10)