AMBON, Siwalima.id - Sebanyak 393 Jemaah Calon Haji yang masuk Kloter 24 resmi terbangkan ke Makassar dengan pesawat Garuda Indonesia.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Maluku, Kasrul Selang yang juga menjadi bagian dalam keberangkatan ini menjelaskan, sebelum keberangkatan, para jemaah terlebih dahulu diberangkatkan dari Asrama Haji Waiheru menuju Bandara Pattimura dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan.
“Penerbangan menuju Makassar menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 6340, GA 6360 dan GA 6380. Seluruh penerbangan take off pada dini hari dengan membawa seluruh Jemaah menuju embarkasi lanjutan di Makassar,” ucap Kasrul kepada Siwalima, Jumat (8/5).
Ia menjelaskan pihaknya terus meningkatkan para jemaah untuk menjaga barang bawaan pribadi, khususnya paspor yang menjadi dokumen penting selama perjalanan hingga ke Tanah Suci.
PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku juga terus memberikan pendampingan dan arahan kepada seluruh jemaah agar proses perjalanan berjalan tertib dan lancar.
“Setelah menanti selama bertahun-tahun, bahkan hingga belasan tahun, para jemaah akhirnya dapat menunaikan rukun Islam kelima di tahun ini,” jelasnya.
Kasrul berharap seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh.
Jamin Konsumsi Higienis
Selain memastikan keberangkatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku juga menjamin layanan konsumsi bagi JCH sesuai standar kualitas dan higienitas.
Untuk menjamin layanan konsumsi sesuai standar, PPIH menggandeng PT Aeroprima sebagai perusahaan yang bergerak di bidang layanan makanan.
“Kerja sama kita dengan PT Aeroprima bertujuan untuk menghadirkan layanan konsumsi yang berkualitas, higienis dan sesuai kebutuhan jemaah,” ucap Kasrul.
Kerja sama kata Kasrul tersebut menjadi bagian dari komitmen PPIH dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah sejak berada di embarkasi hingga menuju tanah suci.
Menurutnya pelayanan bagi JCH dilakukan maksimal sehingga jemaah akan merasa nyaman selama proses keberangkatan.(S-20)