AMBON, Siwalimanews – Masyarakat diminta agar dapat memahami dampak efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Pusat.
âWalaupun efisiensi anggaran ini berimplikasi tapi kami sudah lakukan langkah penyesuaian dengan berbagai upaya,â ungkap Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa kepada wartawan di kantor Gubernur, Selasa (22/4).
Gubernur mengaku kebijakan yang dilakukan Pemerintah Pusat terkait efisiensi anggaran telah berimplikasi pada belanja pemerintah daerah khususnya menyangkut program dan kegiatan.
Akibatnya sejumlah program dan kegiatan yang sebelumnya telah direncanakan akan dilakukan di Tahun 2025 melalui Dana Alokasi Khusus harus ditunda dan mungkin saja dikeluhkan masyarakat.
Walaupun terjadi efisiensi anggaran namun ia memastikan pemda tidak tinggal diam, tetapi proaktif dengan mengambil langkah berdasarkan pertimbaÂngan yang matang sebagai antiÂ-sipasi dan solusi untuk kepenÂtingan pelayanan dan pembaÂngunan masyarakat di Maluku.
Sebagai gubernur, dirinya memiliki banyak perencanaan pembangunan untuk menjadikan Maluku sebagai provinsi yang maju dan sejahtera.
Karena itu pihaknya akan terus berupaya dengan berbagai cara sehingga pembangunan Maluku dapat berjalan.
âKita berharap masyarakat bisa memahami bahwa situasi seperti saat ini dan yang paling penting kita tidak tinggal diam dengan kondisi ini tapi akan terus berupaya dan berjuang untuk membuat Maluku lebih baik,â tegasnya.(S-20)