SIWALIMA.id > Berita
Mati Mesin di Laut, Tim SAR Selamatkan 7 Nelayan
Daerah | Senin, 17 November 2025 pukul 14:42 WIT

AMBON, Siwalima.id - Tim SAR gabungan Tual berhasil menyelematkan tujuh orang nelayan asal Kota Tual di laut, usai mesin ketinting yang digunakan mengalami kerusakan di Perairan Pulau Maas, Kabupaten, Maluku Tenggara.

Melayan yang diselamatkan tim SAR gabungan yakni Geri Sudjebun (11), Vista Boimau (29),  Dia Huik (54),  Yanti Huik (45),  Yohana Moa­nurak (54), Bernadeta Talubun (64) dan Anakletus Talubun (70)

Kepala Basarnas Ambon, Muha­mad Arafah dalam rilisnya yang diterima Siwalima mengakui timnya mendapat laporan dari warga atas nama Debry Talubun kepada Pos SAR Tual sekitar pukul 17.40 WIT.

“Jadi ke tujuh nelayan ini hendak mencari rumput laut di Perairan Pulau Maas, Kabupaten, Maluku Tenggara pada Sabtu (15/11) sekitar pukul 10.00 WIT,” terang Arafah, Minggu (16/11).

Lanjutnya, namun saat ingin kembali perahu Ketinting yang mereka tumpangi mengalami mati mesin sehingga hanyut dan terom­bang ambing.

Usai menerima informasi tersebut, sekitar pukul 17.55 WIT, Tim SAR Gabungan dikerahkan menggu­nakan Rigit Inflatable Boat menuju lokasi kejadian pada koordinat 5°30’49" S-132°49’0" E, jarak -+ 9 Nautical Mile, dan Heading 33,80° arah Timu Laut dari Pos SAR Tual.

“Setelah melakukan pencarian selama dua jam, sekitar pukul 19.05 WIT seluruh korban berhasil dite­mukan Tim SAR Gabungan terombang-ambing dan dalam keadaan selamat,” jelasnya.

Para korban yang ditemukan dalam kondisi selamat selanjutnya dievakuasi ke Tual guna diserahkan kepada pihak keluarga

“Mereka sudah diserahkan ke keluarga masing-masing dengan keadaan selamat,” tandasnya.

Lima Nelayan Dobo

Sebelumnya diberitakan, lima orang nelayan asal Kota Dobo berha­sil dievakuasi tim SAR gabungan setelah terombang-ambing di lautan, akibat kerusakan mesin pada longboat di Perairan Desa Wasir, Kabupaten Kepulauan Aru.

Kejadian bermula ketika  Anton Umnehopa (67), David Simanjuntak (50),  Berlin Sagala (60),  Ashari (49) dan Ulis Hanjini (42) pergi melaut di lokasi kejadian tepatnya di koordinat 5°41’42.71"S - 134°12’31.47"E, Jarak ± 4 Nautical Mile, dan Heading 342,9° arah Barat Laut dari USS Dobo.

“Kerusakan mesin usai kelompok nelayan ini hendak kembali ke daratan setelah mencari ikan,” jelas Kepala Kantor SAR Ambon, Muha­mad Arafah, dalam rilisnya yang diterima Siwalima, Kamis (13/11).

Ia mengaku dari keterangan warga yang melaporkan kejadian, para korban itu pergi melaut pada Rabu (12/11) sekitar pukul 00.10 WIT dan kerusakan mesin terjadi ketika hendak kembali.

Setelah mendapat laporan, tim SAR gabungan kemudian melaku­kan pencairan beberapa jam. Sekitar pukul 19.58 WIT, longboat naas tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

“Seluruh korban selanjutnya dievakuasi ke Dobo guna dise­rahkan kepada pihak keluarga,” terangnya.

Menurutnya evakuasi berjalan lancar dan seluruh korban saat ini sudah diserahkan ke pihak keluarga dalam kondisi selamat. (S-10)

BERITA TERKAIT