SIWALIMA.id > Berita
Pembangunan 200 Rumah BSPS di Tiga Kecamatan
Daerah | Kamis, 12 Maret 2026 pukul 14:31 WIT

BULA, Siwalima.id - Target pertama pembangunan 200 unit rumah lewat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) akan dipusatkan di 3 kecamatan di Ka­bupaten Seram Bagian Timur.

Pelaksana Tugas Plt Kadis Peru­mahan dan Kawasan Permukiman SBT, Mustafa Korwaka memastikan pembangunan akan fokus di Ke­camatan Bula, Bula Barat dan Kecamatan Gorom.

“Pembangunan akan dilakukan di Desa Hote (Kecamatan Bula Barat), Desa Bula (Kecamatan Bula) dan Desa Amarsekaru, Kataloka, Day serta Desa Kelibingan (Kecamatan gorom),” terang Mustafa ketika di­konfirmasi Siwalima di ruang kerjanya, Rabu (11/3).

Untuk pembangunan 200 unit rumah pemerintah kabupaten SBT akan fokus untuk ASN maupun masyarakat kurang mampu.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tempat ting­gal warga sekaligus menekan angka rumah tidak layak huni di wilayah perkotaan dan pesisir di SBT

“Tahun 2026 Pemkab SBT meng­usulkan kurang lebih sekitar 490 sekian unit rumah BSPS, untuk tahap pertama,” terangnya.

Dari jumlah itu lanjunya, pemerintah pusat hanya memberikan jatah sebanyak 200 unit rumah lewat program BSPS di enam desa.

Menurutnya, tim dari Penyediaan Perumahan Provinsi Maluku sudah lakukan verifikasi ke lapangan.

Ia juga meminta ke tim survei agar tidak mengurangi jatah bagi kabu­paten SBT.

“Saya sudah bicara dengan tim, untuk mengantisipasi  jangan sampai mengurangi kuota 200 rumah BSPS,” janjinya.

Dirincikan pembangunan di Desa Hote sebanyak 25 unit, Desa Bula 94 unit, Unit Amarsekaru 23 unit, Desa Kataloka 24 unit, Desa Day 15 unit dan Desa Kelibingan 19 unit.

Satu unit rumah lanjutnya mendapat bantuan pembangunan sebesar rp 20 juta dari pemerintah.

“Nanti 20 juta diberikan perbaikan atau rehab ringan. Kalau memang dinding papan yang mau harus di ganti dengan tembok, serta atapnya rusak harus diganti dengan baru dan sebagainya, jelasnya.

Lahan Masih Proses

Pembangunan 200 unit rumah program BSPS di kabupaten SBT sampai dengan saat ini belum bisa dilakukan karena pembebasan lahan masih diproses.

“Memang terkendala lahan. Karena kita masih proses kita punya lahan di Rumah Susun Sewa (Rusu­nawa) di kawasan Pantai Gumumae, Kota Bula, milik Pemda SBT untuk mau dijual kepada pengembang agar pelaksanaan kegiatan tersebut,” terang Pelaksana Tugas kadis Perumahan dan Kawasan Permuki­man (PKP) Seram Bagian Timur, Mustafa Korwaka kepada Siwalima ruang kerjanya, Rabu (11/3).

Menurutnya, dari sisi progres ada rumah subsidi dibangun oleh pe­ngembang yang sudah selesai seki­tar 27 uni di Bula Air. “Minat untuk memiliki rumah oleh masyarakat ini belum kelihatan, terangnya.

Mungkin masalah akses jembatan nanti setelah kerjakan oleh peme­rintah, berarti semakin dekat dengan rumah subsidi.

Agar rumah yang dibangun dapat dibeli masyarakat, dinas telah berkoordinasi dengan PUPR agar membangun jembatan penghubung ke lokasi perumahan subsidi.

“Kemarin kami sudah komunikasi dengan PUPR mungkin di bangun tahun ini,: katanya.

Sedangkan untuk 100 rumah subsidi yang di Rumah Susun Sewa memang lahan sudah di clering.(S-27)

BERITA TERKAIT