AMBON, Siwalima.id - TNI Angkatan Laut terus memperkuat pengamanan wilayah perairan Indonesia bagian timur melalui pengerahan unsur udara dan laut di Provinsi Maluku.
KesEriusan pengamanan tersebut ditunjukan dengan kedatangan pesawat patroli maritim CN235-220 MPA P-8301 yang telah mendarat di Bandara Internasional Pattimura, Sabtu (18/4).
Dinas Penerangan TNI AL menyebutkan, kehadiran pesawat tersebut merupakan bagian dari Operasi Siaga Purla/Tameng Papua-26 Tahap II.
Pesawat yang dipiloti Mayor Laut (P) Wisnu Akbar itu, menempuh rute dari Sorong menuju Ambon dan dijadwalkan singgah sementara (remain over night) sebelum melanjutkan misi patroli.
Dankodaeral IX Ambon, Laksamana Muda Hanarko Djodi Pamungkas menjelaskan, kehadiran unsur udara ini dinilai penting untuk meningkatkan pengawasan maritim, khususnya dalam mencegah pelanggaran wilayah dan aktivitas ilegal di laut.
“Pesawat CN235-220 MPA dikenal sebagai salah satu alat utama sistem senjata (alutsista) strategis yang dilengkapi kemampuan deteksi canggih untuk mendukung patroli di wilayah perairan Papua dan sekitarnya,” jelas Laksda Djodi tulis Dispen Kodaeral IX dalam rilis mereka yang diterima Siwalima.id, Senin (20/5)
Sehari berselang, Minggu (19/4), unsur laut TNI AL juga tiba di Ambon, KRI Hampala-880, sandar di Dermaga Tawiri, untuk mendukung Operasi Perisai Sura-26.
Kapal yang dikomandani Letkol Laut (P) Dedi Hermawan tersebut berada di bawah kendali Gugus Keamanan Laut Koarmada III. Turut berada diatas kapal jajaran perwira operasi Guskamla Koarmada III.
“Kedatangan KRI Hampala-880 disambut pejabat Kodaeral IX melalui prosesi merflug sebagai bentuk penghormatan sekaligus simbol kesiapan operasional," jelasnya.
Pengerahan unsur udara dan laut ini, menunjukkan komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Indonesia, khususnya di kawasan timur yang berbatasan langsung dengan perairan internasional.(S-25)