AMBON, Siwalima.id - Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Harry Far Far, memastikan minimnya lampu penerangan jalan di wilayah Poka dan Waiheru.
Penerangan lampu jalan di kawasan Poka dan Waiheru berpotensi mengganggu keamanan serta aktivitas masyarakat.
“Dari hasil tatap muka dengan warga, keluhan yang disampaikan sama, yakni minimnya penerangan jalan. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah kota,” ujarnya dalam rilis yang diterima Siwalima, Selasa (7/4).
Persoalan tersebut lanjutnya tidak bisa dianggap sepele, mengingat penerangan jalan merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan aspek keamanan dan kenyamanan lingkungan.
Sebagai tindak lanjut, ia mengaku telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Ambon guna mendorong percepatan penanganan masalah tersebut.
Ia juga menyatakan kesiapan untuk memberikan kontribusi pribadi sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap aspirasi masyarakat.
“Selain koordinasi dengan pemerintah kota, saya juga akan memberikan bantuan secara pribadi agar persoalan ini bisa segera teratasi,” tegasnya.
Keberadaan penerangan jalan menurutnya menjadi indikator penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan layak huni.
Jalan yang terang diyakini mampu menekan potensi tindak kriminal serta meningkatkan rasa nyaman warga dalam beraktivi-tas, khususnya pada malam hari.
Untuk itu, ia berkomitmen mengawal persoalan tersebut hingga tuntas, sekaligus mendorong pemerintah kota agar lebih responsif dalam menyediakan infrastruktur dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Ini bukan sekadar soal lampu jalan, tetapi soal jaminan keamanan dan kenyamanan warga. Saya pastikan akan terus mengawal hingga ada solusi nyata,” janjinya.(S-10)