SIWALIMA.id > Berita
Sahertian: Perencanaan Kebutuhan Pokok Harus Jangka Panjang
Parlamentaria DPRD Maluku , Suplemen | Selasa, 10 Maret 2026 pukul 13:28 WIT

ANGGOTA Komisi II DPRD Pro­vinsi Maluku, Ary Sahertian me­minta, perencanaan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Provinsi Maluku harus dilakukan dalam perencanaan jangka panjang. 

Ary mengungkapkan, adanya perbedaan pandangan, terkait waktu persiapan persediaan. 

“Saat ini masih ada yang meng­gunakan asumsi persediaan hanya untuk 30 hari ke depan. Namun, saya berpendapat bahwa kita perlu memakai asumsi jangka panjang, yaitu 1 hingga 2 tahun ke depan, terutama untuk bahan penting seperti minyak, gula, dan kebutuhan pokok lainnya,” jelasnya kepada wartawan, di Ambon, Jumat (6/3).

Ia menekankan, kebutuhan masyarakat tidak hanya muncul menjelang hari besar seperti Idul Fitri atau Paskah.

“Pasar rakyat membutuhkan ketersediaan barang setiap hari. Oleh karena itu, fokus kita tidak boleh hanya pada momen tertentu, tetapi pada stabilitas pasokan harian yang dapat diandalkan,” ujarnya.

Untuk menjamin kelancaran pasokan, Ary mengajak semua pihak terkait, untuk melakukan rapat dan koordinasi terus-mene­rus. “Kita memerlukan kerja sama antar instansi teknis, agar aspek transportasi, ketahanan pangan, investasi, dan distribusi barang dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, ia memperi­ngat­kan kondisi yang mungkin terjadi dalam 3 bulan ke depan menje­lang Hari Raya Idul Fitri. 

“Kita harus siap menghadapi peningkatan permintaan barang secara signifikan, serta potensi kenaikan biaya atau harga yang kerap terjadi dan sering disebut sebagai ‘harga triple’,” katanya.

Untuk mengantisipasinya, Sa­her­tian menekankan peran penting tim teknis yang bekerja di lapa­ngan. 

Pihaknya hanya ingin memasti­kan ketersediaan dan aksesibi­litas barang kebutuhan pokok bagi seluruh masyarakat Maluku, baik dalam kondisi normal maupun pada periode permintaan tinggi.

“Tim dari berbagai instansi harus bekerja bersama, dan terkoordinasi dengan baik. Tujuan utama adalah, menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi barang kebutuhan po­kok sampai ke seluruh pelosok Provinsi Ma­luku, termasuk dae­rah terpencil,” tandasnya.(S-26)

BERITA TERKAIT