SIWALIMA.id > Berita
Benhur Ingatkan Pentingnya Pancasila bagi Generasi Muda
Daerah | Rabu, 3 Juni 2026 pukul 13:41 WIT

AMBON, Siwalima.id - Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, mengajak generasi muda untuk terus memperkuat karak­ter kebangsaan, merawat toleransi dan menjaga persatuan bangsa.

Menurutnya, generasi muda me­miliki peran strategis dalam menjaga serta meneruskan nilai-nilai Panca­sila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu Pancasila tidak hanya dipahami sebagai dasar negara atau sekadar diperingati setiap tahun, tetapi harus menjadi pedoman hidup yang diwujudkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari, khususnya oleh generasi muda.

“Hari Lahir Pancasila harus men­jadi momentum refleksi bagi seluruh anak bangsa, terutama generasi muda Maluku. Keberagaman yang kita miliki adalah kekuatan yang harus dijaga. Pancasila mengajarkan kita hidup dalam persaudaraan, me­nghargai perbedaan, dan bekerja ber­sama untuk kemajuan daerah mau­pun bangsa,” ujar Watubun kepada Siwa­lima di Ambon, Selasa (2/6).

Politisi PDI Perjuangan itu me­ngatakan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks seiring perkembangan tek­nologi informasi, arus globa­li­sasi, serta derasnya penyebaran informasi melalui media sosial.

Karena itu, generasi muda ditun­tut memiliki kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan maupun berbagai isu yang berpo­tensi memecah belah persatuan.

Di era digital seperti sekarang, lan­jutnya generasi muda harus menjadi agen persatuan, bukan penyebar kebencian.

“Gunakan media sosial untuk menyebarkan hal-hal positif, mem­perkuat tali persaudaraan, dan mempromosikan potensi daerah. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu kerukunan masyarakat,” pintanya.

Watubun menilai nilai-nilai Pan­casila tetap relevan dalam meng­hadapi berbagai dinamika kehidupan modern.

Sikap toleransi, gotong royong, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap harkat dan martabat kema­nusiaan harus terus dipelihara dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat Pela Gandong sebagai warisan budaya Maluku yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

Menurutnya, budaya persau­daraan yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Maluku me­rupakan modal sosial yang sangat berharga dalam memperkuat per­satuan bangsa.

Selain itu, Watubun mendorong generasi muda untuk terus meni­ngkatkan kapasitas diri melalui pendidikan, penguasaan teknologi, inovasi, dan kreativitas agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global tanpa kehilangan jati diri sebagai anak bangsa.

“Kita membutuhkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, ber­integritas, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila. Ke­majuan teknologi harus dimanfa­atkan untuk menciptakan karya dan prestasi, bukan untuk hal-hal yang merusak masa depan,” katanya.

Watubun berharap semangat Hari Lahir Pancasila tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk mengimplemen­tasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Apabila generasi muda Maluku menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup, saya yakin mereka akan menjadi kekuatan besar dalam membangun Maluku yang maju, damai, dan sejahtera, sekaligus men­jaga keutuhan NKRI,” tandasnya.(S-26)

BERITA TERKAIT