AMBON, Siwalima.id - Setelah lima bulan tidak aktif dan dikeluhkan nasabah, Bank Maluku-Malut akhirnya mengaktifkan kembali layanan BI Fast.
Direktur utama Bank Maluku-Malut, Syahrisal Imbar mengungkapkan terhitung sejak Sabtu (25/10) lalu, layanan BI-Fast telah berfungsi seperti semula.
Imbar menjelaskan tidak ada niat dari manajemen Bank Maluku-Malut untuk menghambat nasabah menggunakan layanan BI-Fast, namun semata-mata karena aspek keamanan.
“Bertepatan dengan HUT Bank Maluku-Malut kemarin, BI Fast sejak Sabtu kemarin sudah aktif dan dapat digunakan seperti semula,” ujar Imbar kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Senin (27/10).
Menurutnya, penonaktifan sementara layanan BI-Fast selama beberapa bulan kemarin dilakukan hanya karena alasan keamanan, bukan hanya bagi bank sendiri tetapi juga bagi nasabah.
Pengaktifan layanan BI-Fast telah dilalui dengan evaluasi dan monitoring dari Bank Indonesia terhadap ketahanan sistem dari serangan hacker, sehingga tidak terjadi kebobolan seperti yang terjadi pada sejumlah bank beberapa bulan lalu.
“Bank Indonesia sudah melakukan verifikasi terhadap sistem khususnya dari aspek ketahanan terhadap keamanan sistem dan diizinkan untuk layanan BI-Fast diaktifkan kembali,” ucap Imbar.
Jika ada nasabah yang tidak dapat mengakses layanan BI Fast, Imbar meminta nasabah untuk melakukan refresh dan upgrade terhadap aplikasi baru digunakan.
“Sistemnya sudah aman dan nasabah tidak perlu takut. Bank Maluku-Malut terus berupaya untuk memberikan layanan yang terbaik kepada para nasabah,” kata Imbar. (S-20)