SIWALIMA.id > Berita
Dinas Perikanan Siapkan Program Adaptasi Iklim
Online | Selasa, 10 Februari 2026 pukul 15:25 WIT

AMBON, Siwalima.id - Perubahan cuaca yang tidak menentu, berdampak signifikan terhadap aktivitas penangkapan ikan nelayan di Kota Ambon. 

Kondisi tersebut, bahkan menyebabkan sebagian nelayan tidak melaut sama sekali, sehingga berimbas langsung pada penurunan pendapatan dan kesejahteraan keluarga mereka.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon, Henly C Simatauw, kepada Siwalima.id, di ruang kerjannya, Selasa (10/2).

Menurut Henly, situasi ini telah diantisipasi oleh para nelayan dengan mencari alternatif mata pencaharian sementara, guna memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

“Perubahan cuaca berdampak pada kegiatan penangkapan ikan, bahkan tidak melaut sama sekali. Karena itu nelayan memilih alternatif pekerjaan lain, seperti bercocok tanam, bekerja sebagai tukang batu, tukang bangunan, bahkan ojek,” beber Henly.

Melihat kondisi tersebut, maka kedepan Dinas Perikanan akan menyiapkan dan melaksanakan berbagai program dan kegiatan bagi nelayan sebagai upaya adaptasi menghadapi perubahan iklim, sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

Sementara terkait dukungan sarana produksi, Henly mengaku, kebutuhan alat penangkapan ikan bagi nelayan sangat tinggi, sementara anggaran yang tersedia masih terbatas. 

Meski demikian, pada tahun 2026, melalui Program Peningkatan Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan tetap mengalokasikan bantuan, berupa pengadaan tiga unit mesin motor tempel yang diperuntukkan bagi nelayan kecil.

“Agar bantuan tidak salah sasaran, penetapan penerima dilakukan melalui SOP Pemberian Bantuan Sarana Penangkapan Ikan, sehingga tepat guna dan tepat sasaran,” ujar Henly.

Selain itu kata Henly, Dinas Perikanan Kota Ambon juga melakukan evaluasi fungsi Tempat Pelelangan Ikan sepanjang tahun 2026. Evaluasi tersebut mencakup, penyediaan sarana dan prasarana TPI, serta penataan alur distribusi dan pelayanan TPI yang akan diatur melalui Perwali.

Dalam rangka menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan, pentingnya keseimbangan antara eksploitasi sumber daya ikan dan perlindungan ekosistem laut. 

Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, baik dengan PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan maupun dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, khususnya pada bidang pengawasan.

“Koordinasi ini penting untuk memastikan pengelolaan perikanan berjalan berkelanjutan dan ekosistem laut tetap terjaga,” tutur Henly.(Mg-1)

BERITA TERKAIT