AMBON, Siwalimanews – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan mutasi besar-besaran terhadap 702 personel di seluruh Indonesia termasuk di jajaran Polda Maluku.
Mutasi yang ditetapkan pada 23 Juni 2025 ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel. Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1422/VI/KEP./2025 dan ST/1423/VI/KEP./2025 tertanggal 24 Juni 2025, empat perwira di Polda Maluku yang turut mengalami pergeseran yaitu, Kepala Bidang Humas Polda Maluku, yang sebelumnya dijabat Kombes Pol Aries Aminullah, diangkat dalam jabatan baru sebagai Penata Kehumasan Polri Madya TK III Divhumas Polri.
Posisinya kini digantikan oleh AKBP. Rositah Umasugi yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Binmas Polda Maluku.
Sementara itu, Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Frans Duma, dimutasi menjadi Pamen Polda Maluku. Posisinya digantikan oleh AKBP Rian Suhendi, yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Maluku.
Jabatan Kapolres Kepulauan Tanimbar juga mengalami pergantian. AKBP Umar Wijaya diangkat menjadi Kasubbaganevdalpro Bagian Anev Rojianstra SSDM Polri.
Posisinya akan diisi oleh AKBP Ayani, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Maluku.
Sementara, Kombes Cahyo Sukarnito sebelumnya Direktur Pamobvit Polda Maluku, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabid Humas Polda Papua; Kombes Pol Donni Eka Syaputra sebelumnya Penata Kebijakan Kapolri Madya TK III Sahli Kapolri diangkat dalam jabatan baru sebagai Direktur Pamobvit Polda Maluku.
Kepala Urusan Penum Subdit Penmas Bidhumas Polda Maluku, AKP Imelda Haurissa, membenarkan mutasi tersebut.
Ia menyebut, prosesi serah terima jabatan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Sertijab akan dilaksanakan oleh Bapak Kapolda Maluku, selambat-lambatnya dua minggu sejak surat telegram dikeluarkan,” kata Imelda.
Mutasi ini merupakan bagian dari kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjaga kesinambungan kinerja, meningkatkan kapasitas personel, dan memperkuat institusi dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks di tengah masyarakat.
702 Personel Dimutasi
Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 702 personel di seluruh Indonesia, yang mencakup perwira tinggi (Pati), perwira menengah (Pamen), dan pegawai negeri sipil (PNS) Polri.
Mutasi yang ditetapkan pada 23 Juni 2025 ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam rilisnya, Rabu (25/6) menyampaikan bahwa mutasi ini mencerminkan dinamika dan kebutuhan organisasi yang terus berkembang.
“Mutasi jabatan merupakan proses alamiah dalam organisasi sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta pemenuhan kebutuhan organisasi. Ini juga mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme dan responsivitas dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dari total 702 personel yang dimutasi, sebanyak 534 di antaranya mendapatkan promosi jabatan atau perpindahan setara (flat). Mutasi kali ini juga menandai semakin besarnya peran polisi wanita (Polwan) di jajaran strategis Polri. Tercatat 23 Polwan menempati posisi penting, termasuk tiga di antaranya dipercaya menjabat sebagai Kapolres: AKBP Dewiana Syamsu Indyasari," Kapolres Sragen, Polda Jawa Tengah; AKBP Marieta Dwi Ardhini – Kapolres Sumbawa, Polda NTB; AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K. – Kapolres Landak, Polda Kalbar.
Penempatan Polwan sebagai Kapolres menunjukkan bahwa Polri terus mendorong kesetaraan dan profesionalisme berbasis kompetensi tanpa membedakan gender. (S-25)