Iklan Homepage 1
SIWALIMA.id > Berita
Gadis 11 Tahun Ditemukan Meninggal di Pantai Poka
Online | Senin, 24 November 2025 pukul 17:17 WIT

AMBON, Siwalima.id - Remaja 11 tahun bernama Hesti Kaila Ali ditemukan tergeletak tak bernyawa di pesisir pantai Desa Poka, tepatnya di belakang kos-kosan toko Rafael, Kecamatan Teluk Ambon, Senin (24/11). 

Korban diduga meninggal akibat penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh saat korban bermain di pantai. 

Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Jane Luhukay kepada wartawan di Mapolresta Ambon, Senin (24/11) menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi  Firman Agung Tuhulele (23), korban ditemukan ketika saksi  sementara mencuci beras pada bagian dapur belakang kos-kosan. 

Saat itu, saksi melihat ke arah laut sekitar 5 meter dari belakang kos-kosan ada seorang anak perempuan menggunakan baju berwarna hitam dan celana Levis serta sendal berwarna pink, dalam posisi tengkurap pada pesisir pantai belakang kos-kosan saksi.

Mendapati hal tersebut, saksi kemudian memanggil rekannya Abu kasim Kelirey untuk melihat kondisi anak perempuan tersebut. 

"Saat saksi dan temannya tiba di TKP dan melihat langsung korban anak perempuan tersebut, saksi bersama temanya menduga anak perempuan tersebut telah meninggal dunia, selanjutnya menuju Mapolsek Teluk Ambon untuk melaporkan kejadian tersebut,” jelas Ipda Jane mengutip keterangan saksi. 

Tak lama berselang atau tepat pukul 08.50 WIT, personel Polsek Teluk Ambon di pimpin KA SPK III Polsek Teluk Ambon, Aipda Y Ferdinandus tiba di TKP dan langsung mengamankan TKP serta bersama pihak keluarga mengangkat korban menuju kediaman rumah Korban.

Dari keterangan ibu Korban Safia (47), sekitar  pukul 06.00 WIT korban bangun dan keluar rumah dengan alasan untuk pergi beli sendal. Orang tua korban tidak menyangka korban pergi ke arah pantai. 

Kurang lebih 30 menit kemudian, korban belum juga kembali dan orang tua korban sempat mencari korban namun tidak ketemu.

"Dari keterangan orang tua korban selama hidupnya dari kecil korban mengalami sakit epilepsi dan di perkirakan korban meninggal akibat sakitnya kambuh saat sementara bermain di air laut (TKP),” ungkap Ipda Jena. 

Pihak kepolisian menurut Ipda Jena, menghentikan penyelidikan peristiwa tersebut, lantaran pihak keluarga menolak melakukan otopsi. 

"Keluarga korban telah menerima kejadian kematian korban sebagai suatu musibah dan menolak melakukan otopsi terhadap jenasah korban, serta telah membuat surat penolakan otopsi,” jelas Ipda Jane. (S-10)

BERITA TERKAIT