AMBON, Siwalima.id - Kecelakaan maut yang terjadi terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di tikungan Markas Komando Brimobda Polda Maluku di kawasan Tantui, Kota Ambon, menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Kecelakaan yang terjadi, Jumat (10/4) sekitar pukul 05.00 WIT ini melibatkan sepeda motor Yamaha Fino dan mobil Toyota Avanza.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Jane Luhukay, menjelaskan kecelakaan terjadi antara sepeda motor Yamaha Fino dengan Nomor Polisi DE 5433 NI yang dikendarai Giovany Hattu (21), dengan mobil Toyota Avanza dengan Nomor Polisi DE 1102 LD yang dikemudikan Muhammad Rizal Ode (23).
Saat kejadian, Giovany Hattu yang berstatus mahasiswa, memboncengi rekannya Erol Donald Pattiradjawane (21), juga seorang mahasiswa.
Keduanya diketahui merupakan warga Gudang Arang, Keluarahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe. Sementara pengemudi mobil merupakan warga Desa Waiheru, Kecamatan Baguala.
Berdasarkan kronologis kecelakaan ini dari keterangan pengemudi mobil, bawa mobil Avanza bergerak dari arah pusat Kota Ambon menuju Desa Waiheru.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi melihat sepeda motor datang dari arah berlawanan, yakni dari Galala menuju pusat kota, namun sudah berada di jalur kanan atau jalur milik mobil Avanza.
“Pengemudi mobil Avanza sempat membunyikan klakson sebagai peringatan, namun sepeda motor ini tetap melaju, sehingga pengemudi melakukan pengereman dan tabrakanpun tidak dapat dihindari,” urai Ipda Jen.
Akibat benturan keras tersebut, pengendara sepeda motor, Giovany Hattu, meninggal dunia di lokasi kecelakaan, sementara penumpang yang diboncengnya, Erol Donald Pattiradjawane mengalami luka serius dan tidak sadarkan diri.
Kedua korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Siloam untuk penanganan medis. Sementara pengemudi mobil diamankan di Pos Lantas SPBU Kebun Cengkeh, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Tak lama mendapat penanganan medis Erol Donald Pattiradjawane penumpang yang dibonceng juga dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang ia alami.
“Saat kecelakaan pengemudi motor langsung meninggal di TKP, sementara boncengannya kritis, namun setelah mendapat perawatan, pemuda yang dibonceng ini menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit,” jelas Ipda Jen.
Menurut Ipda Jen, berdasarkan hasil pemeriksaan awal serta keterangan dari pihak dokter yang menangani kedua korban ini, tercium bau alkohol dari tubuh korban pengendara sepeda motor.
“Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dalam insiden ini, guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.(S-10)