AMBON, Siwalima.id - PT Pelni (Persero) Cabang Ambon memprediksi puncak arus mudik Lebaran terjadi pada 13 Maret nanti.
Mengantisipasi lonjakan penumpang selama bulan Ramadan dan lebaran, telah disiapkan 12 kapal penumpang ukuran besar dan sedang.
Kepala Pelni Cabang Ambon, Marthin Heryanto yang dikonfirmasi Siwalima di ruang kerjanya, Sabtu (7/3) menjelaskan jumlah armada yang melayani rute Ambon meningkat dari 9 menjadi 12 kapal.
“Tiga kapal tambahan yakni KM Gunung Dempo, Dobonsolo dan KM Sinabung dengan kapasitas sekitar 2.000 penumpang,” ujarnya.
Sementara sembilan kapal lainnya yang tetap melayani rute dating dan dari Ambon yakni KM Labobar, Nggapulu, Dorolonda, Ciremai, Sirimau, Leuser, Tatamailau, Sangiang dan KM Pangrango.
“Total 12 kapal kita siapkan untuk melayani Lebaran 2026 dengan menyinggahi Pelabuhan Yos Sudarso Ambon,” katanya.
Ia mengaku seluruh kapal telah menjalani proses docking serta pemeriksaan kelayakan pelayaran. Selain itu, kapal juga telah melalui ramp check.
Pelni Ambon juga memprediksi puncak arus penumpang akan terjadi pada 13 Maret, namun lonjakan penumpang diperkirakan tidak terlalu signifikan.
Pergerakan masyarakat sudah terjadi lebih awal. Selain itu, kebijakan kerja fleksibel atau work from anywhere juga membantu mengurai kepadatan arus mudik. Kondisi ini membuat pergerakan penumpang lebih tersebar,” jelasnya.
Pihaknya juga akan mengatur arus penumpang secara maksimal selama proses embarkasi maupun debarkasi.
Pelayanan tetap diupayakan berjalan lancar, meskipun terminal penumpang di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon saat ini masih dalam proses renovasi.
Heryanto juga mengimbau masyarakat yang akan mudik menggunakan kapal laut, agar membeli tiket pulang-pergi sejak awal untuk menghindari kesulitan mendapatkan tiket saat arus balik.
Menurutnya, minat masyarakat menggunakan transportasi laut saat mudik biasanya cukup tinggi sehingga penumpang disarankan mempersiapkan perjalanan sejak jauh hari.
Selain membeli tiket lebih awal, penumpang juga diminta tidak membawa barang secara berlebihan dan menyesuaikan barang bawaan dengan kebutuhan selama perjalanan.
“Bagi penumpang yang melakukan perjalanan jarak jauh ke wilayah barat agar membawa bekal secukupnya agar perjalanan tetap nyaman selama berada di kapal,” katanya.
Ia juga mengingatkan penumpang untuk menjaga kondisi kesehatan sebelum dan selama perjalanan agar proses mudik dapat berlangsung aman dan nyaman.(S-26)