SIWALIMA.id > Berita
Peran Lintas Sektor Berhasil Turunkan Stunting
Daerah | Selasa, 14 April 2026 pukul 13:37 WIT

AMBON, Siwalima.id - Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Johan Norimarna mengungkapkan, berkat kerja sama dan peran semua pihak, pemerintah berhasil menurunkan angka stunting.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Ambon, jumlah kasus stunting pada tahun 2023 tercatat sebanyak 434 kasus. Angka tersebut menurun menjadi 393 kasus pada tahun 202.

Kembali turun signifikan menjadi 229 kasus pada tahun 2025. Sementara itu, hingga Februari 2026, tercatat sebanyak 271 kasus.

Menurut Norimarna, penanga­nan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Keseha­tan semata, melainkan membu­tuh­kan keterlibatan berbagai sektor, termasuk pemerintah desa dan masyarakat.

“Ini semua adalah peran lintas sektor, bukan hanya Dinas Kesehatan. Karena stunting ini erat kaitannya dengan pos yandu yang ada di desa,” ujarnya kepada Siwa­-lima di Balai Kota, Senin (13/4).

 Ia menjelaskan, faktor utama penyebab stunting meliputi kondisi ekonomi keluarga, pola asuh yang kurang tepat, serta sanitasi lingkungan yang buruk.

Selain itu, kurangnya pemberian ASI eksklusif dan asupan gizi yang tidak seimbang juga menjadi penyebab yang sering ditemukan di lapangan.

“Seringkali pola asuh yang salah, pemberian makan yang kurang tepat, tidak adanya ASI eksklusif, serta kondisi orang tua yang sakit, sanitasi buruk dan keterbatasan air bersih turut mempengaruhi terjadinya stunting,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia pentingnya perio­-de 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Pada fase ini, pemenuhan gizi dan perawatan yang optimal sangat menentukan tumbuh kembang anak di masa depan.

“Kalau dalam 1.000 hari perta­-ma kehidupan anak mendapat­kan gizi dan perawatan yang baik, maka ia akan tumbuh dengan optimal begitu juga sebaliknya

Pada usia 2-5 tahun kita masih bisa memperbaiki gizi, mungkin ada peningkatan tinggi badan, tetapi tidak maksimal. Namun, gizi tetap bisa dikoreksi.

Dinas Kesehatan Kota Ambon, lanjutnya, akan terus berupaya melakukan berbagai intervensi untuk menekan angka stunting.

“Kita akan terus berusaha melakukan perbaikan, tetapi peran masyarakat sangat penting dalam mencegah stunting,” tutupnya. (Mg-1)

BERITA TERKAIT