AMBON, Siwalimanews – Gigitan anjing rabies di Kota Ambon bergerilya, seÂjumlah warga kota menjadi korban gigitan. Tercatat sebanyak 700 warga yang tergigit anjing dan 6 orang terinfeksi meninggal
Menyikapi kondisi luar biasa itu, Walikota Ambon, Bodewin Wattimena mengeÂluarkan surat edaran nomor: 443.34/1015E/2025 tentang Pencegahan dan PenangÂgulangan Penyakit Rabies di Kota Ambon.
Dalam surat edaran yang ditandatangani Walikota Ambon itu mengacu pada Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/C/508/2025 tanggal 20 maret 2025 tentang Kewaspadaan Terhadap Rabies yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran serta memperkuat upaya pencegaÂhan penyakit ini yang masih menjadi ancaman kesehatan publik.
Walikota mengimbau kepada seluruh masyarakat kota Ambon agar waspada terhadap potensi penularan virus rabies melalui gigitan hewan seperti anjing.
âSaya minta Pak Sekot dan ibu Kadis Kesehatan segera bertindak tangani masalah ini, âungkap Walikota saat memimpin apel pagi di Balai Kota Ambon, Jumat (25/4).
Menurutnya, rabies merupakan kasus yang mematikan sehingga sangat berbahaya bagi masyarakat. Untuk itu perlu adanya tindakan kongkrit guna melakukan penanggulangan sehingga mengutahi bahkan membasmi masalah rabies di Kota Ambon.
Tidak hanya itu, Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar bisa melaporkan ke dinas atau OPD terkait mengenai adanya hewan peliharaan seperti anjing atau kucing yang diduga terinfeksi rabies.
Wattimena menjelaskan, vaksin untuk rabies sulit untuk diperoleh, sehingga ia mengimbau agar masyarakat yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing agar mengurung hewan-hewan tersebut. Jika tidak, maka pemerintah akan mengambil langkah tegas untuk menanggani hewan tersebut.
âKalau tidak diperhatikan hewan peliharaan itu dengan baik, apalagi berpotensi mengakibatkan rabies, maka kita ambil langkah tembak mati di tempat, âtegasnya.
Hal itu dilakukan, tambah Wattimena, agar melindungi masyarakat Kota Ambon dari kasus rabies yang selama beberapa bulan terakhir ini meningkat drastis.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengungkapkan, secara menyeluruh, ratusan pasien yang terkena gigitan anjing telah dilakukan vaksinasi baik dirumah-rumah sakit maupun puskesmas.
âYang terkena gigitan kita sudah vaksin, âtuturnya.
Selain itu, Dinkes juga telah melakukan sosialisasi di seluruh puskesmas di Kota Ambon terkait penanganan dan langkah-langkah yang perlu dilakukan bagi masyarakat yang terkena gigitan anjing.
âKota Ambon sudah sosialisasi di puskesmas. Nanti kalau untuk pengendalian terkait penanganan anjing peliharaan itu tupoksi Dinas Pertanian. Pak Wali juga sudah sebarkan surat edaran sehingga kita berharap masyarakat waspada,âpinta Pelupessy.(S-29)