AMBON, Siwalima.id - Rektor Unpatti, Prof Fredy Leiwakabessy, menyampaikan kehadiran para pakar dari ITB merupakan kehormatan sekaligus peluang besar bagi Universitas Pattimura.
Selain itu, reputasi ITB dalam riset, sains dan teknologi menjadi modal penting bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Ambon dan Maluku.
“Demikian pula dengan kontribusi dosen-dosen ITB yang aktif mendampingi dan mengembangkan kapasitas akademik di Unpatti,” kata rektor saat kuliah umum di Aula Rektorat, Rabu (3/12).
Menurutnya, kolaborasi antara Unpatti dan ITB telah lama terjalin melalui berbagai program kerja sama, dan diharapkan kedepan semakin diperkuat.
Di hadapan mahasiswa, ia memberikan motivasi agar kesempatan berinteraksi langsung dengan pakar ITB dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan belajar langsung di ITB. Namun melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa Unpatti bisa mendapatkan wawasan, arahan, serta pembinaan yang sama berkualitasnya,” ujarnya.
Ia berharap, kuliah umum tersebut dapat memperluas pengetahuan mahasiswa dan membantu mereka mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.
“Kami berharap, agar kerja sama Unpatti–ITB terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi kemajuan sains dan teknologi, baik di tingkat lokal maupun nasional,” katanya.
Rektor juga menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam penguatan sumber daya manusia di Maluku.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat oleh Rektor Unpatti kepada perwakilan ITB, sebelum memasuki sesi penyampaian materi oleh Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara. Kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Unpatti. (S-25)