AMBON, Siwalima.id - Ratusan anak yatim piatu yang tinggal di Pondok Pesantren, Hidayatullah Liang mendapatkan santunan dari Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Maluku.
Pemberian santunan dikemas dalam acara buka puasa yang berlangsung di Pondok Pesantren Hidayatullah Liang, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (14/3)
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan di bulan suci Ramadan dan dihadiri para santri, guru, serta pengurus yayasan.
Ketua Panitia Penyelenggara, Subhan Pattimahu mengaku kegiatan tersebut diikuti sekitar 151 santri serta 32 guru dan pengurus Yayasan Hidayatullah.
Menurutnya bantuan yang diberikan berupa bahan kebutuhan pokok yang dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu cukup lama oleh para santri. “Bantuan yang diberikan berupa 1 ton beras, 100 kilogram gula pasir, dan 100 liter minyak kelapa,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan tersebut masih terdapat berbagai kekurangan.
Sementara itu, Ketua Pondok Pesantren Hidayatullah, Ustad Muhammad Alwi pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Ketua SOKSI Maluku Boy Sangadji dan jajaran atas kunjungan serta bantuan yang diberikan kepada pesantren.
Menurutnya, Pondok Pesantren Hidayatullah merupakan organisasi kemasyarakatan yang baru melantik pengurus yayasannya pada tahun 2026.
Alwi mengungkapkan, pesantren yang dipimpinya sempat mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan seperti beras sehingga harus menggalang dukungan dari masyarakat.
“Sebagian besar santri kami berasal dari keluarga kurang mampu, bahkan ada yang yatim piatu. Pesantren tidak memungut biaya pendidikan, bahkan pakaian untuk santri juga kami sediakan,” jelasnya.
Ia menambahkan, tidak semua santri dapat hadir dalam kegiatan tersebut karena sebagian terkendala transportasi. Meski demikian, bantuan beras yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan para santri selama satu hingga dua bulan ke depan.
Sementara itu, Ketua Depidar SOKSI Maluku, Boy Sangadji menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keberlangsungan di Pondok Pesantren Hidayatullah Liang.
Boy menyatakan kehadirannya bersama jajaran merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya berbagi kebahagiaan dengan para santri di bulan suci Ramadan.
“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari upaya kita untuk berbagi di bulan Ramadan. Mudah-mudahan meskipun tidak seberapa, bantuan ini bisa bermanfaat dan menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya.
Menurutnya bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan rasa kepedulian dan kasih sayangnya kepada para santri tetap besar. “Saya mohon maaf tidak bisa berbicara banyak karena kondisi kesehatan saya kurang baik. Namun rasa cinta dan kepedulian saya kepada saudara-saudara semua tetap besar,” ujarnya.(S-26)