Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru harga stok kebutuhan pokok mengalami peningkatan, sehingga perlu mendapatkan pengawasan ketat oleh Pemerintah Provinsi Maluku maupun kabupaten/kota.
Walau pemda memastkan persediaan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, ayam, bawang, dan cabai berada pada level cukup aman untuk tiga bulan ke depan.
Meskipun aman, namun jajaran pemerintah baik provinsi maupun kabupaten dan kota harus mewaspadai potensi praktik penimbunan oleh pihak-pihak tertentu.
Karenanya wajar jika Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mewanti-wanti ancaman penimbunan bahan pokok selama Natal dan Tahun Baru.
Untuk memastikan tidak ada penimbunan, Gubernur meminta satgas pangan yang berisikan Polda Maluku, BPOM dan dinas terkait untuk melakukan pengawasan secara ketat di pasar-pasar dan gudang distributor bahan pokok.
Gubernur mengakui, TNI-Polri yang selama ini bekerja secara terstruktur untuk menjaga stabilitas pasokan bahan pokok dan harga tetap terjaga, namun menjelang natal dan tahun baru harus tetap waspada.
Jika kedapatan ada pihak tertentu yang sengaja melakukan penimbunan bahan pokok, Gubernur meminta agar dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku sehingga ada efek jera. rnur.
Gubernur memastikan telah menginstruksikan perluasan Gerakan Pangan Murah (GPM), baik di titik-titik yang sebelumnya sudah dilakukan maupun melalui kegiatan mobile, sehingga diharapkan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan, sehingga dampaknya lebih tepat guna.
Langkah yang dilakukan gubernur merupakan langkah tepat untuk memberikan peringatan keras agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan momen ini dengan menimbun stok bahan kebutuhan pokok, sehingga harga barang dipasaran naik drastis.
Kita juga berharap, pemda bersama tim terus lakukan pemantauan, Pemantauan itu
bertujuan menjaga stabilitas harga, mencegah inflasi daerah, mengawasi distribusi LPG dan BBM, serta memastikan tidak terjadi kecurangan dalam takaran dan timbangan yang merugikan masyarakat.
Pemda juga harus memastikan pasokan bahan pangan strategis mencukupi dan harga tetap terkendali sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Jika pemda sudah menjamin stok bahan pangan aman hingga tiga ke bulan, maka masyarakat tidak perlu khawatir. Kekhawatiran masyarakat hanya pada kenaikan harga, sehingga masyarakat juga berharap, pemda bisa menjamin harga tetap stabil dan tidak ada pelaku usaha yang sengaja memainkan harga melebihi HET, apalagi mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru, tentu saja kebutuhan pokok masyarakat akan meningkat.
Pemda juga diharapkan untuk intens membangun koordinasi dengan pihak Bulog,
dan pelaku distribusi untuk menjaga ketersediaan serta stabilitas harga di tingkat konsumen. Jika dalam hasil pengawasan ditemukan ada permainan harga, maka
pemda atau tim satgas pangan harus mengambil langkah tegas, sehingga ada efek jera.(*)