SIWALIMA.id > Berita
Beasiswa Afirmasi Disiapkan bagi Mahasiswa Kedokteran
Pendidikan | Jumat, 27 Februari 2026 pukul 14:05 WIT

AMBON, Siwalima.id - Universitas Pattimura menyedia­kan program beasiswa afirmasi bagi mahasiswa program studi Kedok­teran.

Beasiswa ini bersumber dari Ke­menterian Kesehatan itu mencakup pembiayaan penuh uang kuliah tu­nggal dan biaya hidup, disertai komitmen penempatan lulusan di daerah 3T.

Wakil Rektor Bidang Kema­ha­siswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Unpatti, Nur Aida Kuba­ngun, menjelaskan lewat KIP Kuliah merupakan kelanjutan dari Program Indonesia Pintar (PIP) di jenjang sekolah menengah.

Menurutnya, mahasiswa peneri­ma PIP, memiliki peluang besar untuk memperoleh KIP Kuliah, sepanjang data sosial-ekonomi yang bersang­kutan terverifikasi dan memenuhi ketentuan kementerian.

Dikatakan sejak 2025, penetapan penerima KIP Kuliah tidak lagi dilakukan di tingkat perguruan ti­nggi, melainkan langsung oleh kementerian terkait.

Universitas berperan melakukan verifikasi data yang bersumber dari data tunggal sosial ekonomi na­sio­nal melalui sinergi dengan Kemen­terian Sosial, Kementerian Pendi­dikan Tinggi, serta Kementerian Dalam Negeri.

Ia menekankan pentingnya keaku­ratan dalam pengisian data sosial-ekonomi.

“Kesalahan dalam pelaporan pendapatan atau kondisi ekonomi dapat memengaruhi posisi desil kesejahteraan dan berakibat pada tidak terpenuhinya syarat peneri­maan bantuan,” katanya.

Saat ini, penerima KIP Kuliah diprioritaskan bagi mahasiswa yang berada pada desil 1-4, yakni kategori miskin ekstrem hingga rentan miskin.

Pada 2025, jumlah pendaftar KIP Kuliah mencapai 3.750 orang Namun yang ditetapkan sebagai penerima sebanyak 1.693 orang.

Mahasiswa penerima KIP Kuliah juga tidak diperkenankan menerima pendanaan ganda dari sumber anggaran negara, baik pusat mau­pun daerah. “Jika ditemukan pelanggaran, bantuan dapat dihentikan atau diwa­jibkan pengembalian dana,” tegas­nya.

Adapun manfaat KIP Kuliah me­liputi pembebasan UKT yang diba­yarkan langsung oleh kementerian kepada perguruan tinggi serta ban­tuan biaya hidup sebesar Rp 5.700.000 per semester.

Saat ini, total penerima aktif KIP Kuliah di Unpatti tercatat lebih dari 6.000 mahasiswa dari berbagai angkatan.

7.026 Kuota SNPMB

Universitas Pattimura juga menyi­ap­kan kuota sebanyak 7.026 untuk Seleksi Nasional Penerimaan Maha­siswa Baru (SNPMB) tahun 2026.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti, Dominggus Malle dalam rilis­nya, Kamis (26/2) menjelaskan SNBP 2026 masih menggunakan basis penilaian rapor bagi siswa yang dinya­takan memenuhi syarat oleh sekolah.

Namun, terdapat pembaruan kebi­ja­kan berupa pemberlakuan Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai instrumen validasi nilai rapor. “TKA bukan menjadi syarat kelulusan utama, tetapi nilainya wajib dimiliki peserta sebagai bentuk verifikasi konsistensi capaian akademik,” ujarnya.

Ia menegaskan, peserta yang lulus melalui jalur SNBP wajib melakukan registrasi ulang dan tidak diperke­nankan mengikuti jalur seleksi lain di perguruan tinggi negeri selama dua tahun apabila mengundurkan diri.

“Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga integritas sistem seleksi dan mencegah terhambatnya kuota calon mahasiswa lain,” katanya.

Sementara itu, pada jalur SNBT, peserta diwajibkan mengikuti ujian tulis berbasis komputer dengan komponen tes potensi skolastik dan literasi (meliputi literasi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta penalaran matematika).

Biaya pendaftaran SNBT ditetap­kan sebesar Rp 200.000 dan terbuka bagi lulusan tahun 2024, 2025 dan 2026, termasuk lulusan Paket C dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.

“Pelaksanaan UTBK di Unpatti akan dipusatkan di Ambon dengan sejumlah sub pusat di wilayah Maluku, yakni Tual, Saumlaki, Dobo dan Tiakur.

Selain itu, direncanakan penamba­han lokasi di Bula dengan memper­timbangkan kesiapan jaringan internet serta dukungan pemerintah daerah. Dari total 7.026 kuota, distribusi penerimaan terdiri atas 40 % untuk jalur SNBP atau sekitar 2.810 kursi, 30 % untuk SNBT sekitar 2.108 kursi dan 30 % untuk jalur mandiri.(S-25) 

BERITA TERKAIT