AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mendorong agar potensi lokal baik itu maritim, pertanian dan perkebunan perlu ditopang koperasi desa (kopdes) Merah Putih sebagai penggerak utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini disampaikan gubernur ketika membuka pendampingan merek kolektif Kopdes MP yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku di salah satu hotel di Ambon, Senin (22/6).
Dalam sambutan, gubernur mengaku keberadaan kopdes tentu bertujuan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan berbagai layanan termasuk optimalisasi produk lokal.
“Indonesia memiliki pasar domestik yang besar, namun produk dalam negeri masih menghadapi persoalan daya saing sehingga pasar nasional lebih banyak ditembus produk impor dibandingkan produk lokal menembus pasar ekspor,” katanya.
Ia mencontohkan Indonesia pernah mengimpor garam padahal potensi sumber daya alam sebagai bahan baku garam sangat melimpah artinya ini menggambarkan rendahnya daya saing produk nasional.
Dalam konteks Maluku sebagai provinsi kepulauan dengan potensi sumber daya alam yang melimpah terutama di sektor maritim, pertanian dan perkebunan.
Karena itu, pendampingan merek kolektif tentu menjadi instrumen strategis untuk memperkuat daya saing produk lokal dan memperluas akses pasar produk desa.
“Merek kolektif memiliki peran memberi kepastian hukum kepada anggota koperasi dalam menjalankan kegiatan usaha juga menjadi simbol kebersamaan, standarisasi mutu dan kekuatan ekonomi gotong-royong,” pintanya.
Melalui satu merek bersama, dirinya berharap produk-produk unggulan desa akan memiliki daya saing yang lebih kuat dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Disisi lain pendampingan tersebut diperlukan guna memberikan pemahaman dan asistensi terkait prosedur, persyaratan dan tata cara pengajuan merek kolektif, sekaligus memastikan potensi produk unggulan desa dapat dikelola secara optimal.
Politisi Gerindra ini menegaskan kopdes harus berkembang menjadi pusat layanan terpadu yang mampu mengoptimalkan potensi lokal, menyediakan layanan simpan pinjam dan mengelola logistik desa.
“Saya mengajak kita semua berusaha untuk kebaikan Maluku,” harap HL.(S-20)