SIWALIMA.id > Berita
Iptu JS Soplantila Dipecat dari Kesatuan Polri
Headline , Hukum | Senin, 17 November 2025 pukul 16:14 WIT

MASOHI, Siwalima.id - Iptu JS Soplantila per­wira pertama pada Polres Maluku Te­ngah resmi dipecat dari kesatuan Polri.

Pemberhentian Tidak Dengan Hor­mat (PTDH) Sop­lan­tila, dilakukan dalam satu upacara yang ber­lang­sung di lapangan upa­cara Mapolres Mal­teng, Jumat (14/11). 

Ironisnya, perwira ber­masalah itu bahkan tak hadir dalam pro­sesi upacara PTDH yang dipimpin Ka­polres Malteng, AKBP Hardi MK. 

Walaupun de­mi­kian, pemecatan te­tap dilakukan, dimana se­buah tanda silang besar di­tulis diatas foto perwira itu sebagai simbol, bahwa Polri tak lagi memberikan ruang bagi anggota yang mence­derai integritas korps.

Kapolres pada kesem­patan itu menegaskan, keputusan PTDH bukan perkara sederhana. Pro­ses­nya panjang, melewati sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP), hingga akhirnya diputuskan bah­wa Iptu Soplántila tidak lagi layak mengenakan seragam Polri.

“Ini bukan keputusan yang diam­bil karena emosi. Semuanya jelas, ada pelanggaran, ada proses, ada kon­sekuensi. Ini murni karena per­buatannya sendiri,” tegas Kapolres.

Ditengah tekanan publik terkait perilaku oknum aparat kepolisian, Kapolres mengingatkan anggotanya agar berhenti melakukan tindakan yang justru merusak citra Polri. 

Menurutnya, masyarakat sudah muak melihat oknum bermasalah yang berlindung di balik seragam. “Yang berprestasi kita apresiasi. Tapi yang melanggar akan kita tindak tanpa kompromi. Jangan coba-coba nodai institusi ini,” tandas Kapolras.

Kapolres juga menyerukan, agar anggota Polres Malteng lebih ketat mengawasi diri dan rekannya. Penyalahgunaan wewenang, tin­dakan tidak pantas, dan pelang­garan etik disebutnya sebagai per­buatan yang langsung merusak kepercayaan publik yang selama ini susah payah dibangun. “Kita ini bukan hanya memakai seragam, kita membawa harkat Polri. Kalau ada yang merusak citra itu, maka kita akan potong,” tegasnya lagi.

Ia berharap, PTDH ini menjadi yang terakhir di Polres Malteng. Namun, ia juga mengingatkan, hal itu hanya mungkin jika seluruh anggota sadar diri dan bekerja dengan bersih. “Bentengi diri dengan nilai agama dan moral. Jangan sampai hal-hal kecil yang kalian biarkan lama-lama merusak karier, keluarga dan nama baik institusi,” tegas Kapolres. (S-17)

BERITA TERKAIT