Halaman 3
AMBON, Siwalima.id - Sebanyak 461 jemaah calon haji asal Ambon resmi masuk asrama Haji Waiheru setelah proses pelepasan dilakukan Walikota Ambon, Bodewin Wattimena di Gedung Azhari, Senin (4/5).
Walikota dalam sambutannya mengatakan ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang membutuhkan kesiapan fisik, mental dan spiritual.
“Kami titip doa untuk Kota Ambon, agar selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Wattimena.
Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang patut disyukuri karena tidak semua orang mendapat kesempatan yang sama.
Olehnya para jemaah diminta untuk menjaga kesehatan, disiplin dalam pola hidup, serta saling membantu selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Pemerintah Kota Ambon juga turut memberikan dukungan berupa uang saku, fasilitas transportasi, serta bantuan logistik guna memastikan kelancaran keberangkatan jemaah.
Di tempat yang sama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, Amir M. Latar dalam laporannya menyampaikan seluruh jemaah tersebut tergabung dalam Kloter 24 dan Kloter 26.
Kuota haji Kota Ambon tahun 2026 ditetapkan sebanyak 483 jemaah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 467 jemaah telah melakukan pelunasan, terdiri dari reguler dan lansia 352 orang, gagal sistem 19 orang, cadangan 84 orang, serta jemaah mahram 12 orang.
Namun, setelah dikurangi mutasi antar provinsi dan antar embarkasi sebanyak 9 orang serta 2 jemaah lunas tunda dan ditambah 5 jemaah mutasi masuk, maka total jemaah haji asal Kota Ambon yang diberangkatkan berjumlah 461 orang.
“Seluruh jemaah ini merupakan amanah yang harus kita jaga bersama dengan harapan dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan kembali dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.
Berdasarkan data, jemaah didominasi perempuan sebanyak 285 orang, sedangkan laki-laki 176 orang.
Dari sisi wilayah, Kecamatan Sirimau menjadi penyumbang terbanyak dengan 352 jemaah, disusul Nusaniwe 45 orang, Baguala 40 orang, dan Teluk Ambon 24 orang.
Persiapan Hampir 100 Persen
Salah satu calon jemaah haji asal Kota Ambon, Rudi Muhrim kepada wartawan di Ambon mengaku kesiapan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci sudah 100 persen.
“Kesiapan kami sudah hampir 100 persen. Kami dijadwalkan masuk asrama haji pada 7 Mei pukul 03.00 WIT, setelah sebelumnya mengikuti pelepasan di gedung Ashari,” ujarnya, Senin (4/5).
Ia menjelaskan, setelah memasuki Asrama Haji Waiheru, rombongan akan diberangkatkan pada malam harinya sekitar pukul 23.00 WIT menggunakan pesawat menuju Makassar, sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
Terkait persiapan khusus, Rudi menuturkan para jemaah diminta untuk lebih fokus menjaga kesehatan, mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi yang cukup ekstrem.
“Kami diimbau untuk menjaga kesehatan karena cuaca di Tanah Suci sangat panas. Walaupun jamaah dari Maluku terbiasa dengan cuaca panas, tetap harus waspada karena kondisinya berbeda,” jelasnya.
Selain itu, jemaah juga diminta menyiapkan obat-obatan, vitamin, serta perlengkapan pendukung guna memastikan ibadah dapat berjalan lancar.
Ia juga menyampaikan, para jemaah akan turut mendoakan Kota Ambon selama berada di Tanah Suci, sebagaimana harapan yang disampaikan Walikota Ambon.(S-30)