SIWALIMA.id > Berita
Jelang Operasi Pekat dan Ketupat, Polda Mantapkan Kesiapan Personel
Online | Jumat, 9 Januari 2026 pukul 17:01 WIT

AMBON, Siwalima.id – Polda Maluku menggelar latihan pra kegiatan rutin yang ditingkatkan, sebagai langkah memantapkan kesiapan personel, dalam menjaga situasi kamtibmas.

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat utama Mapolda Maluku, Jumat (9/1) ini juga, menjadi bagian dari persiapan Polda Maluku menjelang pelaksanaan operasi pekat dan operasi ketupat, yang membutuhkan kesiapsiagaan serta koordinasi maksimal seluruh personel di lapangan.

Karo Ops Polda Maluku, Kombes Ronald Refli Rumondor dalam amanatnya yang dibacakan Direktur Samapta Polda Maluku, Kombes Agus Pujianto meneagsakan, keseriusan, kedisiplinan, serta tanggung jawab peserta dalam mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber sangatlah penting.

“Latihan ini dilaksanakan lebih awal untuk menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif menjelang operasi pekat dan operasi ketupat. Seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti arahan dan materi dengan sungguh-sungguh,” pinta Kombes Ronald.

Kombes Ronald menegaskan, kegiatan rutin yang ditingkatkan ini, bukan kegiatan seremonial, melainkan harus dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.

Untuk itu, setiap personel yang terlibat, diminta menjalankan tugas secara humanis namun tetap tegas, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai citra Polri di mata masyarakat.

Selain itu, pentingnya koordinasi dan sinergi lintas sektor turut menjadi perhatian, khususnya kerja sama dengan pemda dan instansi terkait, agar pelaksanaan kegiatan ini berjalan efektif, terukur dan berdampak nyata terhadap stabilitas keamanan di wilayah Maluku.

Melalui latihan ini, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme personel, sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama menjelang agenda nasional dan keagamaan yang membutuhkan pengamanan ekstra.

“Pelaksanaan latihan tersebut juga mencerminkan upaya strategis Polri dalam membangun kesiapan personel tidak hanya dari aspek teknis operasional, tetapi juga dari pendekatan sosial dan etika penegakan hukum, guna memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,” tegas Kombes Ronald.(S-25)

BERITA TERKAIT