AMBON, Siwalima.id - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon, Eben Rifqy Taufan, mengaku peran media penting dalam menyampaikan kinerja dan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.
Ia juga menyebut media sebagai mitra strategis yang membantu publik memahami berbagai kegiatan keimigrasian.
“Melalui media, masyarakat dapat mengetahui apa yang dikerjakan oleh Imigrasi Ambon. Bahkan, beberapa kegiatan yang kami lakukan dapat dengan cepat tersampaikan kepada publik,” ujarnya dalam sambutan saat coffee morning yang berlangsung di salah satu hotel di Ambon, Senin (27/4).
Ia juga mengungkapkan hubungan baik antara Imigrasi Ambon dan media juga mendapat apresiasi dari Direktorat Jenderal Imigrasi.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin efektif dinilai mampu meningkatkan transparansi serta kepercayaan publik terhadap institusi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat hubungan antara Imigrasi dan insan pers. Ia berharap kolaborasi ini terus terjaga dan berkembang.
“Kami juga membuka ruang untuk masukan dari rekan-rekan media agar pelayanan kami semakin baik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut memaparkan sejumlah kegiatan yang telah dilakukan, termasuk pengawasan terhadap warga negara asing melalui operasi gabungan.
Ia menjelaskan secara umum keberadaan orang asing di Ambon masih dalam batas wajar dan telah memenuhi ketentuan izin tinggal.
“Kami tidak menunggu operasi saja. Pengawasan rutin tetap dilakukan melalui fungsi intelijen dan pengawasan lapangan,” janjinya.
Ia menegaskan tujuan pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan seluruh warga negara asing yang berada di wilayah kerja Ambon, baik untuk bekerja, berwisata, maupun dalam perkawinan campuran yang memiliki dokumen dan izin yang sesuai peruntukannya.
Melalui sinergi dengan media, ia berharap pengawasan dan pelayanan dapat berjalan lebih optimal serta tetap berada dalam kontrol publik.(S-25)