DOBO, Siwalima.id - KPU kepulauan Aru menggelar sosialisasi dan edukasi kepada para pelajar untuk ikut dan berpartisipasi dalam pemilu dan pilkada mendatang.
Kegiatan yang berlangsung di kantor KPU tersebut menghadirkan para siswa tingkat SMA/SMK yang ada di Kota Dobo sebagai pemilih pemula.
Ketua KPU Kepulauan Aru, Halati Mangar menjelaskan kegiatan ini untuk mencerdaskan generasi muda di Kabupaten Aru.
“Jadi, kegiatan hari ini merupakan implementasi dari keinginan kita (KPU) mencerdaskan generasi muda atau bisa dibilang calon pemilih pemula di Kepulauan Aru,” ungkapnya.
Ia menyebut pentingnya pendidikan demokrasi sejak dini agar para pelajar dapat memahami hak dan kewajibannya sebagai calon pemilih.
Pemilih pemula lanjutnya adalah generasi yang akan menentukan arah masa depan bangsa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa memiliki kesadaran politik yang baik dan mampu menjadi pemilih yang cerdas, aktif dan bertanggung jawab,” pintanya.
Selain itu, kaum muda mempunyai peran penting dan andil yang cukup untuk menjaga dan memperhatikan pendidikan demokrasi di Kepulauan Aru.
“Hal ini perlu dilakukan agar tidak bias informasi dan mereka (pelajar) tidak takut akan pelaksanaan demokrasi,” lanjutnya.
Dengan adanya kegiatan ini, ia berharap bisa menjadi atau menambah wawasan bagi generasi muda untuk nantinya berpartisipasi dan berkolaborasi saat penyelenggara pemilu, atau pilkada berlangsung.
Intinya, KPU menginginkan pendidikan yang demokratis dapat dinikmati oleh masyarakat, khususnya kaum muda di Kepulauan Aru.
Dikatakan, sosialisasi ini melibatkan 9 sekolah di tingkat SMA/SMK di Kota Dobo dan kedepannya akan melibatkan sekolah-sekolah lainnya.
“Jadi hari ini kami melibatkan kurang lebih 9 sekolah yang ada pada Kota Dobo dan tidak menutup kemungkinan kegiatan ini akan berlangsung pada SMA/SMK lainnya yang ada pada 9 Kecamatan,” katanya.
Untuk diketahui empat Komi-sioner KPU juga memaparkan materi sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Terpantau, sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara peserta dan nara-sumber. Para siswa terlihat antu-sias dalam mengikuti kegiatan, terutama saat membahas isu-isu seputar peran pemilih pemula dalam pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. (S-11)