SIWALIMA.id > Berita
Mati Mesin di Laut, 9 Penumpang Kapal Ini Diselamatkan
Online | Kamis, 19 Februari 2026 pukul 15:40 WIT

AMBON, Siwalima.id - Kapal tradisional yang terbuat dari kayu yang mengangkut 9 penumpang mengalami mati mesin dan terombang-ambing di Perairan Laut Aru, berhasil diselamatkan Tim SAR gabungan, Kamis (19/2). 

Kapala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id usai upaya penyelamatan itu menjelaskan, unit siaga SAR Dobo menerima informasi dari seorang Pendeta bernama Istia, yang melaporkan telah terjadi kecelakaan kapal berpenumpang 9 orang yang mengalami mati mesin dan terombang-ambing disekitar perairan Desa Nafar, Kabupaten Aru dan kini minta bantuan SAR. 

Usai menerima informasi tersebut, pukul 00.25 WIT,  Tim SAR gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Dobo dan BPBD Dobo, dikerahkan menggunakan RIB USS Dobo menuju lokasi kejadian pada koordinat 5°57'45"S - 134°17'59"E, Jarak -+ 13,7 Nautical Mile dengan Heading 160° arah Selatan dari Unit Siaga SAR Dobo. 

Sekitar pukul 01.08 WIT dini hari kapal naas tersebut berhasil ditemukan tim SAR gabungan tak jauh dari lokasi kejadian awal. Seluruh penumpang kemudian dipindahkan ke atas RIB dan dievakuasi menuju Kota Dobo. 

“Setelah kami menerima informasi tersebut dan dilaksanakan operasi SAR alhamdulillah sekitar pukul 01.08 WIT dini hari seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Kemudian pukul 02.40 WIT dini hari, Tim SAR gabungan dan seluruh korban berhasil tiba dengan selamat di Pelabuhan Dobo dan selanjutnya seluruh korban kami serahkan kepada pihak keluarga,” tulis Arafah dalam rilis tersebut. 

Arafah menjelaskan, awalnya kapal tersebut bertolak dari Desa Selibata tujuan Kota Dobo, Rabu (18/2), namun saat tiba di sekitar Perairan Desa Nafar, kapal mengalami mati mesin dan terombang-ambing.

9 penumpang tersebut masing-masing, Hein (30), Erwin (31), Leonadus (45), Engka Istia (36), Dimas Mangar (17), Eros Munabeai (36), Kenzi Mangar (11), Febrian Mangar (12) dan Kayla Mangar.

“Kapal ini alami kerusakan mesin ditengah laut, untuk jumlah penumpang keseluruhan ada 9 orang, dan semuanya berhasil dievakuasi, itu berarti secara keseluruhan penumpang dinyatakan selamat, untuk itu operasi pencarian kita tutup,” tandas Arafah.(S-10)

BERITA TERKAIT