AMBON, Siwalima.id - Bursa pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ambon akhirnya mengerucut pada satu nama. Hingga batas akhir pendaftaran bakal calon Ketua DPD Golkar Kota Ambon, hanya Steven Izaac Risakotta yang mengambil sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran.
Dengan munculnya calon tunggal, Steven Risakotta kini berada diambang kepemimpinan DPD Golkar Kota Ambon untuk periode mendatang, sekaligus membawa harapan baru bagi konsolidasi partai berlambang pohon beringin di Kota Ambon.
Dengan kondisi tersebut, Steven Risakotta dipastikan menjadi calon tunggal Ketua DPD II Golkar Kota Ambon yang selanjutnya akan ditetapkan dalam Musda X Partai Golkar Kota Ambon, 30 April mendatang.
Diketahui, Steven Risakotta merupakan saat ini menjabat sebagai pengurus DPD I Golkar Maluku, salah satu ketua bidang AMPG, wakil ketua umum DPP AMPI. Bahkan pernah mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR RI dari dapil Tangerang.
Ketua Steering Committee (SC) Musda X Golkar Kota Ambon, Saka Ririhena menegaskan, panitia tetap menjalankan seluruh tahapan sesuai agenda yang telah ditetapkan, meskipun hanya terdapat satu bakal calon.
"Kami tetap melaksanakan pleno penutupan pendaftaran dan tahapan verifikasi berkas bakal calon sesuai mekanisme organisasi," kata Ririhena kepada Siwalima, Selasa (28/4).
Menurutnya, panitia sebelumnya telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan sejumlah figur potensial di internal Partai Golkar. Nama-nama tersebut di antaranya Ely Toisuta, Rudy Lawalatta, Zeth Pormes, Aditya Sahuburua, hingga Dessy Rosita Hallauw.
Namun, sebagian besar figur yang dihubungi memilih tidak maju dalam kontestasi Musda kali ini.
"Pak Aditya menyatakan tidak maju sebagai bakal calon ketua. Begitu juga Pak Rudy Lawalatta, Zeth Pormes, dan Ibu Dessy Hallauw yang memilih fokus pada pengembangan partai serta tugas pelayanan kepada masyarakat sebagai anggota dewan," jelasnya.
Sementara untuk Ely Toisuta, panitia mengaku telah menunggu hingga batas akhir pendaftaran, namun yang bersangkutan tidak datang mengambil formulir.
"Kami menunggu sampai penutupan pendaftaran, tetapi Ibu Ely tidak datang mengambil formulir," ujar Ririhena.
SC Musda juga memastikan tidak akan membuka perpanjangan masa pendaftaran calon ketua. Seluruh tahapan Musda tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.
"Kami tetap konsisten dengan agenda yang sudah diputuskan dan tidak ada perpanjangan pendaftaran," tegasnya.
Belum Pasti
Wakil Walikota Ambon, Ely Toisutta, belum memberikan kepastian terkait isu dirinya akan maju memimpin Partai Golkar Kota Ambon.
Melalui sekretarisnya saat ditemui Siwalima, di ruang kerja Wakil Walikota Ambon, Selasa (28/4), terkait kemungkinan maju dalam kontestasi kepemimpinan Golkar Kota Ambon, Ely memilih belum berkomentar.
“No comment, saya belum bisa kasih keterangan,” demikian jawaban yang disampaikan melalui sekretarisnya.
Pernyataan singkat itu menandakan Ely Toisutta masih menahan sikap dan belum ingin membuka langkah politiknya ke publik.
Klaim Dukungan
Bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ambon, Steven Izaac Risakotta mengaku, telah mengantongi dukungan kuat dari sejumlah pemilik suara menjelang pelaksanaan Musda Partai Golkar Kota Ambon.
Steven menyebut dukungan tersebut datang dari tingkat kecamatan hingga organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan Partai Golkar.
Menurutnya, kekuatan dukungan itu menjadi modal penting untuk membangun kembali soliditas partai di Kota Ambon.
"Dukungan memang sudah ada dari lima kecamatan dan organisasi pendiri maupun yang didirikan. Itu sudah terbentuk," ujar Steven.
Ia menegaskan, seluruh kader Golkar harus bersatu dan memiliki visi yang sama untuk mengembalikan kejayaan partai berlambang pohon beringin itu di Kota Ambon.
"Harapan kita semua kader punya tujuan yang sama, yaitu membesarkan Partai Golkar di Kota Ambon. Dukungan dari berbagai pihak akan memperkuat gerbong kita ke depan," katanya.
Steven juga mematok target ambisius pada Pemilu mendatang. Setelah perolehan kursi Golkar di DPRD Kota Ambon mengalami penurunan menjadi tiga kursi, ia optimistis partainya mampu bangkit dan merebut hingga lima kursi legislatif.
"Kalau saat ini tiga kursi, ke depan kita targetkan bisa menjadi empat atau lima kursi. Ini bagian dari upaya mengembalikan kejayaan Golkar," tegasnya.
Jika dipercaya memimpin DPD II Golkar Kota Ambon, Steven berjanji akan melakukan konsolidasi menyeluruh hingga ke tingkat akar rumput. Fokus utama yang akan dilakukan yakni memperkuat mesin partai, membangun kaderisasi berkelanjutan, serta mempererat komunikasi antar kader di seluruh kecamatan dan kelurahan.
"Kalau dipercayakan memimpin, saya akan fokus pada konsolidasi internal, penguatan mesin partai, serta kaderisasi yang berkelanjutan. Kita ingin Golkar benar-benar hadir dan dirasakan masyarakat," tandasnya.
Menurut Steven, pembenahan internal dan soliditas kader menjadi faktor utama untuk meningkatkan elektabilitas Partai Golkar di Kota Ambon pada masa mendatang.
"Kita akan bangun komunikasi yang kuat antar kader dan memastikan seluruh potensi partai bergerak bersama. Dengan begitu, target penambahan kursi bisa kita capai," pungkasnya.(S-10/Mg-1)