AMBON, Siwalima.id - DPC PDI Perjuangan Kota Ambon melaksanakan normalisasi Sungai Waitani di Kawasan Passo, Kecamatan Baguala, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Bulan Bung Karno yang diperingati setiap Juni.
Kegiatan yang merupakan amanat DPP PDI Perjuangan itu difokuskan pada pengerukan sampah dan endapan lumpur yang selama puluhan tahun memenuhi aliran sungai tersebut.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Lucky Upulattu Nikijuluw, mengatakan normalisasi Sungai Waitani sangat penting karena kondisi sungai yang telah lama tidak mendapat penanganan.
"Kurang lebih 30 tahun sungai di kawasan Passo ini tidak tersentuh normalisasi. Karena itu, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama menjelang musim penghujan," kata Upulattu kepada wartawan di Ambon.
Menurutnya, langkah yang dilakukan DPC PDI Perjuangan merupakan bentuk kepedulian partai terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi potensi banjir dan menjaga kebersihan lingkungan.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga. Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat Kota Ambon," ujarnya.
Selain kegiatan normalisasi sungai, DPC PDI Perjuangan Kota Ambon juga menggelar bedah buku Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia karya Cindy Adams.
Kegiatan yang dikemas dalam format Diskusi Jalanan (Dilan) itu melibatkan kalangan Generasi Z di Kota Ambon untuk membahas pemikiran dan perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Upulattu menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kepada generasi muda agar mampu menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa di masa depan.
"Ke depan kegiatan ini akan menjadi agenda rutin. Kami ingin anak-anak muda memahami ide-ide Bung Karno dan menjadikannya sebagai semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan, melawan kemiskinan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Ambon," tandasnya.(S-10)