SIWALIMA.id > Berita
Sadli: Empat Calon Sekot Ikut Seleksi
Headline , Pemerintahan | Selasa, 28 April 2026 pukul 14:30 WIT

AMBON, Siwalima.id - Ketua Panitia Seleksi Sekot Ambon Sadli Ie mengaku, seleksi calon Sekot Ambon tahun 2026 ini diikuti oleh empat calon.

Keempat calon yaitu, Robby Sapu­lette, Apries Gaspersz, Steven Do­minggus dan Richard Luhu­kay. 

Para pe­jabat yang mengikuti seleksi ini akan dinilai lewat presentasi makalah dan wawancara oleh tim seleksi, untuk nantinya menentukan tiga nama terbaik.

Proses seleksi ini berjalan objektif dan ketat, dimana setiap peserta telah diuji melalui pemaparan makalah yang kemudian didalami lagi lewat sesi wawancara.

“Sekarang tim sedang bekerja menilai empat kandidat. Mereka sudah menyampaikan presentasi makalah, lalu diuji kembali melalui wawancara. Semua hasil akan kami kumulatifkan untuk menetap­kan tiga besar,” beber Sadli ke­pada Siwalima di Ambon, Senin (27/4).

Menurut Sadli, jabatan sekot bukan posisi seremonial, melain­kan motor utama birokrasi daerah yang harus mampu menggerakkan roda pemerintahan secara efektif.

Selain itu, tugas sekot juga telah diatur dalam Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah, yakni membantu kepala daerah dalam penyusunan kebijakan, mengkoordinasikan organisasi perangkat daerah hingga memas­tikan pelayanan publik berjalan maksimal.

Namun lebih dari itu, Sekot Ambon juga harus punya kekuatan manajerial dan visi besar. Yang paling penting adalah, bagaimana peran strategis sekot dimainkan untuk mewujudkan tujuan pemba­ngunan yang tertuang dalam visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Ambon.

“Kita berharap, figur yang terpilih nanti bukan sekadar pejabat administratif, tetapi sosok pemimpin birokrasi yang tegas, cerdas, mampu menata organisasi, dan sanggup menerjemahkan janji politik kepala daerah menjadi kerja nyata bagi masyarakat Kota Ambon.

Seleksi Dimulai

Pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Kota Ambon tahun 2026 secara resmi dimulai, Senin (27/4).

Sekretaris Panitia Seleksi, Selly Kalahatu dalam laporannya men­jelaskan, pelaksanaan seleksi terbuka ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Ambon dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, kapabel, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme.

Menurutnya, kegiatan tersebut mengacu pada sejumlah regulasi, diantaranya UU Nomor 20 tahun 2023 tentang ASN, PP Nomor 17 tahun 2020 tentang Manajemen Pega­wai Negeri Sipil, serta Per­menpan-RB Nomor 15 tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pim­pinan Tinggi Secara Terbuka dan Kompetitif di Lingkungan Instansi Pemerintah.

“Pelaksanaan kegiatan ini meru­pakan implementasi dari 17 program prioritas Pemkot Ambon, khu­susnya program ke-12 yakni, pena­taan birokrasi yang kapabel, handal dan bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme,” ucap Kalahatu.

Seleksi terbuka ini kata Kalahatu, dilaksanakan oleh BKPSDM Kota Ambon dengan tujuan memper­cepat reformasi birokrasi melalui me­tode assessment yang objektif dan transparan, sehingga peng­em­bangan karier ASN dapat berjalan secara adil.

Seleksi ini ditujukan kepada seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama yang memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku. Dari proses pendaftaran yang dibuka, tercatat sebanyak empat peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhak mengikuti seluruh tahapan seleksi.

“Seleksi ini akan berlangsung selama dua hari, mulai 27-28 April 2026 dan diikuti 4 bakal calon yakni, Robby Sapulette, Apries Gaspersz, Steven Dominggus dan Richard Luhukay,” papar Kalahatu.

Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menegaskan, seleksi terbuka harus berjalan secara transparan, objektif dan profesional guna menghasilkan figur terbaik yang mampu mendukung jalannya pemerintahan.

Jabatan sekot memiliki posisi sangat strategis, karena menjadi motor penggerak birokrasi, sekali­gus perpanjangan tangan kepala daerah dalam memastikan roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik berjalan optimal.

Ia berharap, proses seleksi ter­sebut mampu menghasilkan so­sok sekot yang profesional, loyal, memiliki kapasitas kepemimpi­nan, serta mampu membantu pe­me­rintah kota menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan.

Sebagai bentuk keterbukaan, seluruh tahapan penyampaian makalah peserta akan disiarkan secara langsung melalui kanal resmi Pemkot Ambon agar mas­yarakat dapat mengikuti proses seleksi secara transparan.

Untuk diketahui, dalam pelak­sanaannya, panitia seleksi berjumlah tujuh orang yang terdiri dari unsur internal pemerintah, akademisi dan tenaga profesional. Tim tersebut diketuai oleh Sekda Maluku Sadli Ie, dengan enam anggota lainnya dari kalangan akademisi dan profesional.

Selain itu, proses assessment kompetensi peserta juga meli­batkan tim asesor independen yang bertugas melaksanakan penilaian secara mandiri dan profesional.(Mg-1)

BERITA TERKAIT