SIWALIMA.id > Berita
Seleksi S-2 STIK Reguler dan RPL Resmi Dibuka
Daerah | Rabu, 4 Maret 2026 pukul 13:46 WIT

AMBON, Siwalima.id - Polda Maluku resmi membuka seleksi program pendidikan S-2 STIK reguler angkatan ke-16 dan S-2 STIK RPL angkatan 1 tahun 2026 resmi dibuka.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas panitia serta peserta seleksi yang digelar secara virtual dari Ruang Command Center Mapolda Maluku, Senin (2/3).

Rilis Humas Polda Maluku, Selasa (3/3) menyebutkan kegiatan itu dipimpin terpusat oleh Karo Dalpers SSDM Polri, Brigjen Erthel Stephan dari Mabes.

Di Ambon, kegiatan dihadiri Karo SDM Polda Maluku, Kombes. Jemi Junaidi bersama para PJU Polda Maluku.

Berdasarkan data Panitia Daerah Polda Maluku, sebanyak 10 personel Polri telah terdaftar dan siap mengikuti seluruh tahapan seleksi pendidikan S-2 STIK Tahun Anggaran 2026.

Dalam arahannya, Brigjen. Erthel Stephan menyampaikan seleksi pendidikan pengembangan tersebut merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan integritas, kompetensi, serta kualitas kepemimpinan personel Polri.

Ia menjelaskan perbedaan antara pendidikan akademik seperti S-1, S-2, dan S-3 STIK dengan pendidikan manajerial Polri, antara lain PKP, PKA, Sespimma, Sespimmen hingga Sespimti dan Lemhannas.

Seleksi S-2 STIK tahun ini lanjutnya menjadi tahap awal penyesuaian kebijakan pendidikan Polri dengan kebijakan Kemendikbud Ristek.

“Ini langkah positif agar lulusan Akpol dapat langsung menyesuaikan diri ke jenjang S-2. Kita harus adaptif terhadap perubahan dan perkembangan situasi,” ujar Erthel.

Ia juga mengungkapkan adanya kebijakan baru yang memberi ruang lebih luas bagi personel Polri, yakni penurunan pangkat minimal peserta dari AKP menjadi Iptu dengan masa dinas nol tahun. Secara nasional, jumlah peserta seleksi mencapai 553 orang.

Sementara itu, Kombes. Jemi Junaidi menegaskan, pakta integritas bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral dan institusional guna memastikan proses seleksi berjalan objektif, jujur dan berkeadilan.

“Seleksi ini adalah kesempatan emas bagi personel Polri untuk meningkatkan kapasitas akademik dan profesionalisme. Namun, peluang ini harus dijawab dengan kesiapan diri, integritas, dan kua­litas. Jangan hanya meng­andalkan rekam jejak penghargaan, tetapi buktikan kemampuan secara nyata dan terhormat,” kata Jemi.

Ia juga mengingatkan peserta agar mampu mengelola waktu dan energi secara proporsional antara tugas kedinasan, proses belajar, serta waktu istirahat.(S-25)

BERITA TERKAIT