AMBON, Siwalima.id - Aply Siolimbona (74) Nelayan asal Dusun Tapinalu, Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban diketahui pergi memancing sejak, Rabu (4/2) namun tak kunjung kembali. Kurang lebih 3 hari pencarian, korban berhasil ditemukan pada, Sabtu (7/2) di sekitar perairan Desa Sole.
Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima, Minggu (8/2) mengaku, dalam pencarian korban, 2 regu dikerahkan, guna memperluas area pencarian korban.
Regu 1 yang menggunakan RBB bergerak menuju sejumlah titik koordinat guna melakukan penca-rian di sekitar lokasi kejadian dengan jarak ± 16.38 Nautical mile. Kemudian disusul regu 2 yakni beberapa longboat masyarakat dikerahkan melakukan pencarian korban dengan jarak ± 9.51 Nautical Mile.
Upaya pencarian korban terus dilakukan hingga pada pukul 16.00 WIT, Tim SAR gabungan menerima informasi, bahwa sekitar pukul 14.45 WIT korban berhasil ditemukan di sekitar perairan Desa Sole Kabupaten SBB pada koordinat (3°10.299’S . 127°47.229’E) dengan jarak ± 7,79 Nautical Mile dalam kondisi meninggal dunia.
“Mendapati informasi tersebut Regu 1 dan Regu 2 dikerahkan menuju Perairan Desa Sole guna proses evakuasi korban. Kini alhamdulillah korban telah dievakuasi ke Dusun Tapinalu untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” tandasnya.
Arafah mengaku, operasi SAR ini melibatkan berbagai Unsur SAR diantaranya, Kantor SAR Ambon, Polairud Polres SBB, Polsek Huamual, Babinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat.
Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.(S-10)