SIWALIMA.id > Berita
Trigana Air Pemain Tunggal di MBD
Daerah | Kamis, 26 Maret 2026 pukul 10:59 WIT

AMBON, Siwalima.id - Pemerintah provinsi diminta melakukan evaluasi terhadap operator penerbangan yang beroperasi di Maluku khususnya di Kabupaten Maluku Barat Daya.

Anehnya, sejak dulu hanya ada satu pemain tunggal yang boleh mendaratkan pesawat di Bandara Jos Orno Imsula (JWI) di Pulau Moa (Desa Werwaru).

Padahal ada banyak maskapai yang beroperasi di Maluku mulai dari Batik Air, Lion Air, Garuda Indonesia, Super Airjet, Wings Air, Susi Air.

Namun yang boleh mendarat­kan pesawat di landasan dengan panjang 1.200 meter dan lebar 30 meter hanya operator pener­ba­ngan Trigana Air.

“Kami minta pemerintah melihat masalah ini karena kalau hanya satu operator secara otomatis tiket pesawat mereka yang ngatur,” kata Revan kepada Siwalima, kemarin.

Ia menyebut, kalau banyak operator penerbangan yang masuk mungkin tiket pesawat bisa lebih murah.

Kalau dibandingkan dengan kabupaten kota yang lain seperti Kepulauan Tanimbar itu ada beberapa operator penerbangan yang beroperasi.

Sementara di Kabupaten Maluku Tenggara ada beberapa operator penerbangan yang beroperasi.

“Yang menjadi pertanyaan kenapa di pulau moa hanya boleh satu operator yang menguasai bandara  Jos Orno Imsula sendiri,” terangnya.

Masalah ini juga harus dicarikan solusi oleh pemerintah kabupaten MBD agar masyarakat punya alternatif dalam memilih operator penerbangan.

Penumpang dari Moa ke Ambon maupun sebaliknya itu menurutnya cukup banyak tapi hanya ada Trigana Air.

Ia mengaku, kalau masalah ini tidak cepat diselesaikan maka masyarakat MBD tetap terbela­kang dan tidak bisa bersaing dengan kabupaten kota lain.

“Bisa kita bayangkan hanya ada satu maskapai sementara penumpangnya banyak, maka otomatis kita harus menggunakan moda transportasi laut yang memakan waktu,” ungkapnya.

Selain hanya satu operator penerbangan ia juga menyoroti harga tiket dari Ambon ke Moa maupun sebaliknya yang cukup tinggi.(S-27)

BERITA TERKAIT