SIWALIMA.id > Berita
Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Hujan
Parlamentaria DPRD Maluku , Suplemen | Jumat, 8 Mei 2026 pukul 14:51 WIT

ANGGOTA DPRD Provinsi Maluku, Wahid Laitupa meminta masyarakat Maluku, khususnya warga Kota Ambon, untuk mening­katkan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan guna menganti­sipasi potensi bencana banjir dan tanah longsor.

Pernyataan itu disampaikan me­nyusul terjadinya banjir dan longsor di sejumlah wilayah akibat hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir.

“Memasuki musim hujan seperti saat ini, kita semua harus senantiasa waspada. Perhatikan dengan cermat kondisi lingkungan sekitar tempat tinggal, terutama bagi warga yang bertempat tinggal di bantaran sungai maupun wila­yah perbukitan yang rawan terjadi tanah longsor,” kata Laitupa kepada Siwalima, di Baileo Rakyat Karpan Ambon, Kamis (7/5).

Ia menegaskan, masyarakat memiliki peranan penting dalam meminimalisir risiko bencana, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan genangan air maupun kawasan dengan potensi pergerakan tanah.

Laitupa juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan tanda-tanda awal yang mengindikasikan potensi bencana, seperti meningkatnya debit air secara tiba-tiba, muncul­nya retakan pada permukaan tanah, hingga terjadinya pergeseran struktur bangunan.

“Apabila sudah ditemukan tanda-tanda seperti itu, sebaiknya segera melakukan evakuasi sementara menuju tempat yang lebih aman. Jangan menunggu hingga keadaan semakin memburuk, karena akan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun keluarga,” ujarnya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, karena hal tersebut sering menjadi penyebab tersumbatnya saluran air yang memperparah banjir.

Menurutnya, langkah sederhana seperti kerja bakti membersihkan drainase dan saluran air dapat membantu menekan risiko genangan saat hujan deras.

“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Apabila lingkungan sekitar bersih dan terawat, maka aliran air pun akan berjalan lancar. Dengan demikian, risiko terjadinya banjir dapat kita kurangi secara maksimal,” jelasnya.

Laitupa juga mendorong masyarakat aktif mengikuti informasi cuaca dari instansi berwenang serta memanfaatkan jalur komunikasi di tingkat RT, RW maupun desa untuk saling memberikan informasi jika terjadi kondisi berbahaya.

Ia pun mengingatkan para orang tua agar mengawasi aktivitas anak-anak saat hujan turun, terutama agar tidak bermain di sekitar selokan, aliran sungai maupun lereng perbukitan. “Keselamatan dan keamanan keluarga harus selalu menjadi prioritas utama. Jangan sampai kita lengah, karena bencana dapat terjadi kapan saja tanpa diduga,” tegasnya.

Laitupa berharap meningkatnya kesadaran masyarakat dapat me­-minimalisir dampak cuaca ekstrem. Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas penanganan dan mitigasi bencana di lapangan. “Saya mendorong pemerintah daerah untuk senantiasa meningkatkan kualitas penanganan dan upaya mitigasi bencana secara langsung di lapangan,” tandasnya. (S-26)

BERITA TERKAIT