AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, melepas 587 Jamaah Calon Haji asal Maluku untuk diberangkatkan menuju tanah suci guna menunaikan ibadah haji 1447 hijriyah.
Pelepasan ratusan jamaah ini berlangsung di Asrama Haji Waiheru, berlangsung dalam suasana penuh haru dan khidmat, Kamis (7/5).
Gubernur mengungkapkan, keberangkatan jemaah ke tanah suci, bukanlah sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual yang akan membawa perubahan besar dalam hidup setiap jemaah setelah kembali ke tanah air pada bulan Juni mendatang.
“Hari ini adalah hari yang penuh berkah dan kebahagiaan karena kita semua berkumpul untuk mengantarkan saudara-saudara kita yang telah dipilih oleh Allah SWT untuk memenuhi panggilannya ke Baitullah atau tanah suci,” ucap gubernur.
Sebagai kepala daerah kata gubernur, dirinya selalu mendoakan para JCH senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa, diberikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
Menurutnya, waktu menjalankan ibadah haji di tanah suci selama 40 hari harus dimanfaatkan oleh jemaah untuk memperbanyak ibadah seperti berzikir, berdoa, bersedekah dan tawakal sehingga akan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh.
“Penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional olehnya itu, pemda bekerja sama dengan Kementerian haji dan Umroh terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan yang terbaik,” tandas gubernur.
Berbagai upaya pembinaan, pelayanan dan perlindungan serta kemudahan-kemudahan kata gubernur, selalu disiapkan dari tahun ke tahun, untuk memastikan jemaah asal Maluku mendapatkan layanan prima sejak keberangkatan hingga kepulangan nanti.
Lebih lanjut gubernur menegaskan, ibadah haji bukan hanya tentang melaksanakan rukun dan amalannya tetapi juga tentang membangun persaudaraan dan ukhuwah islamiyah, maka jalinlah komunikasi dan silaturahmi dengan sesama jemaah dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari seluruh penjuru dunia.
Gubernur pun mengingatkan para jemaah haji agar junjung tinggi martabat bangsa dan daerah Maluku dengan mununjukkan kepribadian sebagai umat Islam Indonesia yang berkeadaban tinggi.
“Secara khusus kami mohon agar saudara-saudara dapat mendoakan agar Maluku yang kita cintai ini tetap tenteram, aman dan terhindar dari semua bencana. Saya juga mengingatkan para jemaah agar menghindari belanja-belanja yang tidak perlu, sehingga tidak menjadi beban saat kepulangan nanti," pinta gubernur.
Gubernur berharap, para jemaah Maluku senantiasa sehat dan kuat mulai dari berangkat dari Maluku sampai dengan kembali dan berkumpul dengan sanak keluarga nanti.
Politisi Gerindra ini juga minta kepada petugas haji, baik pemandu, pembimbing, tim kesehatan dan PPIH Maluku tahun 2026 agar melakukan tugas dengan serius dan ikhlas, sesuai dengan amanah dan tanggung jawab yang dibebankan di pundak masing-masing.
“Ingatlah bahwa kedatangan saudara-saudara di tanah suci nanti adalah karena tugas untuk melayani jemaah haji, terutama memastikan kenyamanan dan kelancaran ibadah para tamu Allah melalui pelayanan ramah lansia, pendampingan kesehatan, dan bimbingan ibadah,” pesan gubernur.
Ditempat yang sama, Kakanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Maluku, Djumadi Wali menambahkan, setelah tiga tahun terakhir jamaah haji Maluku diberangkatkan menuju embarkasi Makassar menggunakan penerbangan carter Lion Air, namun tahun ini pelayanan penerbangan kembali menggunakan maskapai Garuda Indonesia.
Keberangkatan 587 CJH asal Maluku ini, akan terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 24 sebanyak 393 jemaah dan kloter 26 sebanyak 194 jemaah.
Untuk kloter 24 akan menggunakan tiga pesawat Garuda Indonesia pada 8 Mei 2026 dini hari, dimana flight pertama dijadwalkan berangkat pukul 01.50 WIT menuju Makassar dan tiba pukul 02.44 WITA, flight kedua berangkat pukul 02.05 WIT dan tiba di Makassar pukul 02.55 WITA dan flight ketiga berangkat pukul 02.20 WIT dan tiba pukul 03.10 WITA.
Setelah seluruh jamaah tiba di Makassar, mereka selanjutnya diterbangkan menuju Jeddah menggunakan maskapai Garuda Indonesia pada pukul 09.10 WITA dan diperkirakan tiba di Arab Saudi pukul 17.55 waktu setempat.
Sementara itu, Kloter 26 akan diberangkatkan dari Bandara Pattimura menggunakan dua penerbangan Garuda Indonesia pada 9 Mei 2026. Flight pertama berangkat pukul 14.10 WIT dan tiba di Makassar pukul 15.00 WITA. Sedangkan flight kedua berangkat pukul 14.25 WIT dan tiba pukul 15.15 WITA.
Selanjutnya, jamaah Kloter 26 diterbangkan menuju Jeddah pada pukul 21.15 WITA dan diperkirakan tiba di Arab Saudi pukul 06.00 waktu setempat.
"Untuk jadwal kepulangan, Kloter 24 dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 18 Juni 2026, sedangkan Kloter 26 dijadwalkan tiba kembali pada 22 Juni 2026,” urai Wali.(S-20)