AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Kota Ambon, mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan transformasi digital bagi generasi muda Kota Ambon.
Hal ini disampaikan Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekot Robby Sapulette saat Tryout UTBK SNBT Telkomsel yang digelar di Auditorium Kampus IAKN Halong, Kota Ambon, Senin (18/2).
Selain itu walikota menilai tryout berbasis digital tersebut sebagai bentuk nyata kontribusi dunia usaha dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus memperkuat literasi dan transformasi digital di kalangan pelajar, khususnya di Kota Ambon dan Maluku secara umum.
“Kolaborasi seperti inilah yang kita harapkan terus tumbuh sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam mempersiapkan masa depan daerah,” jelas walikota.
Tryout UTBK SNBT juga dinilai memiliki nilai strategis. Dimana para siswa dilatih memahami pola soal, mengatur manajemen waktu, serta membangun kepercayaan diri dalam menghadapi ujian sesungguhnya.
“Ini bukan sekadar latihan, tetapi bagian dari proses pembentukan karakter, daya juang, dan daya saing,” tegasnya.
Pemerintah Kota Ambon memandang peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
“Infrastruktur fisik memang penting, namun tanpa generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan melek digital, masa depan kota tidak akan kokoh,” tegasnya.
Selain itu, Pemkot Ambon juga terus mendorong literasi digital bagi siswa melalui berbagai kegiatan sosialisasi di sekolah.
Ia juga menyebut Ambon sebagai kota yang terus berkembang, harus mampu menyiapkan generasi yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu berinovasi dan bersaing di tingkat nasional maupun global.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta seperti Telkomsel dan institusi pendidikan menjadi sangat penting untuk memperluas akses teknologi serta memperkuat kapasitas generasi muda secara berkelanjutan.
Di akhir sambutan, walikota menitipkan pesan kepada para siswa agar mengikuti tryout dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.
“Masa depan tidak ditentukan oleh dari mana kita berasal, tetapi oleh seberapa besar tekad, kerja keras, dan doa yang kita panjatkan hari ini,” demikian pesan yang disampaikan,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Institut Agama Kristen Negeri Ambon, Yance Z. Rumahuru mengaku sebagai tuan rumah, pihaknya menyambut baik terlaksananya Tryout UTBK SNBT Telkomsel.
Ia menilai UTBK SNBT merupakan tahapan penting bagi siswa SMA/sederajat untuk dapat mendaftar ke perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia.
“UTBK SNBT ini kegiatan yang sangat penting, baik bagi sekolah maupun kampus. Dengan proses ini, siswa bisa mendaftar secara online dan secara nasional seluruh perguruan tinggi negeri melaksanakan mekanisme yang sama,” ujarnya.
Ia menyebut. tanpa sosialisasi dan pendampingan yang memadai, siswa akan menghadapi berbagai keterbatasan, terutama terkait akses jaringan internet dan pemahaman terha-dap bentuk-bentuk soal ujian.
“Kalau tidak ada sosialisasi, maka siswa punya keterbatasan, baik dalam akses jaringan maupun pengetahuan terkait latihan soal. Karena itu kami sangat bersyukur dan menyambut baik dukungan Telkomsel dengan inovasi yang dilakukan melalui kegiatan ini,” katanya.
Rektor juga mengapresiasi keputusan Telkomsel Regional Papua Maluku yang memilih Kota Ambon sebagai tuan rumah kegiatan tersebut, serta menunjuk IAKN Ambon sebagai lokasi pelaksanaan.
“Bagi kami ini anugerah. IAKN Ambon mendapat kesempatan menjadi tuan rumah. Ini bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan terhadap peran kampus dalam pengembangan pendidikan di Maluku,” ungkapnya.
Sementara itu, Manager Mobile Consumer Telkomsel Branch Ambon, Dwi Putra Abrianto, menjelaskan program tryout UTBK SNBT ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya di Indonesia Timur. “Untuk wilayah Indonesia Timur, tahun ini kami laksanakan di Maluku dan memilih Kota Ambon, tepatnya di IAKN Ambon, sebagai salah satu institusi negeri yang kami anggap strategis,” ujarnya.
Ia mengatakan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan simulasi ujian, tetapi juga memperkenalkan peran institusi negeri seperti IAKN Ambon dalam membuka peluang masa depan generasi muda Maluku.(Mg-1)